Ormas Bali Kepung Ustadz Abdul Somad di Aston Hotel Denpasar

Penulis: Arnoldus Dhae Pada: Jumat, 08 Des 2017, 20:24 WIB Nusantara
Ormas Bali Kepung Ustadz Abdul Somad di Aston Hotel Denpasar

Ist

RATUSAN anggota Ormas Laskar Bali mengepung Aston Hotel Denpasar, Jumat (8/12). Mereka menyatakan ingin mengusir dan membunuh Ustadz Abdul Somad yang akan memberikan ceramah di Denpasar, Jumat (8/12).

Ustadz Abdul Somad berada di Hotel Aston Denpasar karena diundang oleh oleh panitia untuk memberikan ceramah. Ustadz kondang itu baru tiba siang tadi, Jumat (8/12).

Bila tidak ditolak, Ustadz Abdul Somad akan melakoni sejumlah safari dakwah di Pulau Dewata berkaitan dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Salah satunya adalah di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro, Denpasar.

Namun, sejak berhembus kabar Ustadz Abdul Somad akan mengisi ceramah, sejumlah ormas melakukan penolakan terhadap kedatangan Ustadz Abdul Somad.

Pantauan di lokasi tadi sore, sejumlah massa tampak berkerumun di depan Hotel Aston Denpasar. Mereka berorasi menolak kehadiran Ustadz Abdul Somad. Mereka juga mengkritik gaya ceramah Ustad Abdul Somad yang dianggap cenderung mengkafir-kafirkan agama lain.

Selain itu mereka juga menuding Ustadz Abdul Somad adalah dedengkot penyebar ajaran khilafah yang juga terlibat aktif dalam sejumlah gerakan umat Islam seperti Aksi 212 dan lainnya. "Kalian tidak bisa menghancurkan bhineka tunggal ika di Bali. Jangan sampai kita semua kecolongan. (Khilafah) ini ajaran yan tidak baik. Jangan mengkafir-kafirkan. Orang macam apa kalian itu," kata orator.

Sementara di dalam hotel tengah terjadi perundingan antara perwakilan demonstran dan panitia pelaksana safari dakwah Ustadz Abdul Somad. "Sebentar ya mas, kita pertemuan dulu, nanti disampaikan hasilnya," kata Ustadz Nadlah yang juga tokoh masyarakat Kampung Jawa Denpasar.

Karena belum ada penjelasan dari panitia, sejumlah elemen Ormas di Bali yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB) merangsek masuk ke dalam Hotel Aston. Mereka mendesak agar Ustadz Abdul Somad diusir dari Bali. Polisi terpaksa memediasi. Namun mediasi buntu.

Kelompok demonstran meminta Ustadz Abdul Somad mengikrarkan janji sumpah setia kepada NKRI di bawah Alquran yang akhirnya dipenuhi. Namun, tuntutan lain terus datang dari demonstran. Begitu negosiasi buntu, Ustadz Abdul Somad dilarikan ke dalam kamar hotel.

Sementara massa di luar hotel merangsek ke dalam ruang pertemuan. Beberapa elemen seperti Ganaspati, Laskar Bali nampak memadati ruang pertemuan.

Bahkan Sekretaris Jenderal Laskar Bali, I Ketut Ismaya terpantau turun langsung memimpin anak buahnya. Ia meminta agar pihak kepolisian tak bertele-tele dalam memediasi.

"Apalagi yang mau dimediasi. Sudah jelas orang itu tidak cinta NKRI. Kami Laskar Bali cinta NKRI. Usir Abdul Somad!" teriak dia lantang. Bahkan, sejumlah orang lainnya mencerca Ustadz Abdul Somad.

Kapolsek Denpasar Barat, Komisaris I Gede Sumena mengaku masih melihat situasi. Jika tak kondusif, bukan tak mungkin polisi membatalkan kegiatan Ustadz Abdul Somad. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More