Lebih Hidup dengan Sentuhan Seni

Penulis: Ghani Nurcahyadi Pada: Jumat, 08 Des 2017, 07:23 WIB Katalog Belanja
Lebih Hidup dengan Sentuhan Seni

DOK INSTAGRAM ARTMARKET_JKT

INTERIOR rumah tanpa sentuhan karya seni acap kali bagaikan sebuah ruang mati tanpa kehidupan di dalamnya.

Karena itu, tidak jarang berbagai macam produk seni, terutama lukisan dan ilustrasi, terpajang untuk menghidupkan ruangan.

Namun, akses terhadap karya seni masih sangat terbatas, antara lain karena galeri seni atau ruang pamer (showroom) para seniman cenderung hanya di lokasi tertentu.

Selain itu, stigma karya seni sebagai barang yang mahal juga masih menghinggapi sebagian masyarakat Ibu Kota hingga saat ini.

Kondisi itu ditangkap sebagai peluang oleh Catalyst Art Indonesia untuk menggelar Art Market Jakarta, ajang rutin yang memasuki tahun kedelapannya.

Tahun ini perhelatan Art Market Jakarta 2017 akan berlangsung mulai hari ini sampai 10 Desember mendatang, di Kuningan City, Jakarta.

Bahkan, pada pasar seni kali ini, pihak penyelenggara menyiapkan area khusus bertajuk Affordable Art Fair yang akan menawarkan karya-karya seni dengan harga yang relatif terjangkau bagi kelas menengah.

"Kita ingin agar semakin banyak orang mengoleksi karya seni orisinal. Di area Affordable Art Fair ini, karya para ilustrator dalam bentuk merchandise atau ilustrasi dijual dengan harga maksimal Rp2 juta. Jadi, banyak yang dijual dengan harga ratusan ribu," kata Co-Founder Catalyst Art Indonesia Patricia Wulandari, saat dihubungi, kemarin.

Area tersebut akan menampilkan buah karya 30 ilustrator muda, seperti Debbie Tea (pantainanas), Kemas Acil, Muhammad Taufiq (Emte), Diela Maharanie, dan lainnya.

Di situ, bakal dijajakan ratusan karya seni ilustrasi murni maupun yang sudah dikemas dalam bentuk merchandise seperti poster, postcard, hiasan dinding, dan sebagainya.

Kendati demikian, Patricia mengimbau pembeli atau kurator seni yang bertransaksi di Art Market Jakarta untuk tidak asal beli.

Sesuai dengan moto Art Market kali ini, "beli dengan hati, bikin dengan hati", penghargaan atas karya seni tersebut harus menjadi pertimbangan utama sebelum meminangnya.

Selain Affordable Art Fair, Art Market Jakarta 2017 juga akan dimeriahkan dengan art bazaar.

Pada area bazar, akan ada kurang lebih 40 seniman yang memboyong karya-karya mereka.

Salah satunya ialah Amaylia Permahani, empunya mereka produk aksesori berbahan tanah liat, @brombielab.

"Saya mengambil jurusan utama (kuliah) di bidang seni rupa murni. Namun, lukisan tidak mudah untuk dijual. Jadi, saya mencari alternatif untuk menjual karya-karya saya dan akhirnya mendapatkan cara lewat art merchandising," tuturnya seperti dilansir dari akun Instagram @artmarket_jkt.

Pada bazar tersebut memang akan dihadirkan bukan hanya berupa produk dekor interior rumah, melainkan juga produk-produk yang dapat dipakai sehari-hari, seperti t-shirt, aksesori, scarf, tas, dan lain-lain.

Di samping memanjakan mata dengan beragam karya seni ilustrasi, pengunjung Art Market Jakarta juga bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti berbagai workshop maupun talkshow.

(S-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More