Dua Kapal Penyeberangan Beroperasi

Penulis: (YR/RF/N-3) Pada: Rabu, 06 Des 2017, 01:46 WIB Nusantara
Dua Kapal Penyeberangan Beroperasi

MI/YUSUF RIAMAN

DUA kapal baru milik PT Multi Guna Maritim dengan rute penyeberangan Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur) menuju Poto Tano (Sumbawa Barat) Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi beroperasi Selasa (5/12). Peresmian operasional dua kapal penyeberangan ini dilakukan Wakil Gubernur NTB, Moh Amin di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.

“Ini merupakan dukungan nyata terhadap program pemerintahan pusat yakni pembangunan tol laut. Saya berharap dengan kehadiran dua kapal baru ini, akan menambah kelancaran arus penyeberangan dari Kayangan-Poto Tano dan sebaliknya,” kata Moh Amin. Persemian kapal itu dihadiri anggota DPR, Prananda Surya Paloh, Komisaris Utama ASDP H. Lalu Sudarmadi, Direktur Utama PT. Multi Guna Maritim Ian Morris Budiman, Forkompinda, tokoh agama, tokoh masyarat, dan ratusan undangan lainnya. Amin berharap dengan beroperasinya dua kapal baru ini akan menjadi faktor pendukung pergerakan pertumbuhan ekonomi di NTB.

“Dua kapal baru ini akan ditambah lagi dengan investasi kapal-kapal baru yang lainnya. Seiring dengan peningkatan kebutuhan transportasi laut di NTB,” ucap Amin. Kapal Garda Maritim I & II memiliki dek yang cukup tinggi yakni 4,5 meter. Sehingga kendaraan dengan kapasitas penumpang besar bisa masuk dan terlayani dengan baik. Dengan tambahan dua kapal baru ini, berarti telah menambah jumlah Kapal yang melayani lintas penyeberangan Kayangan-Poto Tano dari 22 kapal menjadi 24 buah kapal.

Direktur utama PT MGMaritim Ian Morris Budiman mengungkapkan alasan ketertarikannya memilih berinvestasi di bidang transportasi laut khususnya di NTB, disebabkan Provinsi NTB memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi. Dari Bangka Belitung (Babel), General Manager Pelabuhan Indonesia II Pangkalbalam, Pangkalpinang, Hambar Wiyadi mengatakan saat ini akan dikembangkan pelabuhan untuk kapal besar, yakni Pelabuhan Belinyu Bangka dan Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, dari total lima pelabuhan komersial yang ada di Babel. (YR/RF/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More