Mencicipi Kentang Goreng khas Belgia

Penulis: Riz/X-7 Pada: Sabtu, 02 Des 2017, 23:18 WIB Kuliner
Mencicipi Kentang Goreng khas Belgia

MI/ROMMY PUJIANTO

KENTANG goreng sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia. Di daftar menu, kentang goreng itu bernama french fries. Sebagian orang menganggap menu tersebut berasal dari Prancis. Namun, menurut sejarah, kentang goreng berasal dari Belgia sekitar abad ke-16. Orang Belgia mulai menggoreng kentang sejak akhir abad ke-16. Kita mengenal kentang goreng dengan tampilan panjang dan tipis serta berwarna kekuningan. Namun, potongan kentang belgian fries pendek-pendek dan tebal dengan warna lebih kecokelatan. "Di Belgia, ada banyak kedai menjual kentang goreng yang disebut fritkot. Cara memakannya dibungkus kertas hingga beragam pilihan saus untuk menemani camilan tersebut," ungkap Duta Besar Kerajaan Belgia untuk Indonesia, Patrick Herman, kepada Media Indonesia, di kediamannya, Senin (20/11).

Selain bentuk fisiknya berbeda, rasa kentang goreng khas Belgia sedikit berbeda. Lebih gurih, renyah di bagian luar, tetapi lembut di bagian dalam. Kerenyahan belgian fries tersebut disebabkan kentang yang dipilih dari varietas unggulan, yakni jenis bintje dan dipotong-potong pendek serta tebal. Kentang jenis bintje lebih kecil dan oval daripada kentang pada umumnya. Kentang bintje disebut paling cocok diolah menjadi kentang goreng. Proses menggoreng hanya memakan waktu 4-5 menit dengan 2 kali proses penggorengan. "Di Belgia ada sekitar 5.000 fritkot yang tersebar dari perdesaan sampai kota," imbuh Herman.

Untuk menambah kenikmatan belgian fries, lanjutnya, Anda bisa menambahkan saus atau mayones. Di fritkot, biasanya disediakan juga saus tartar, saus kari, dan saus cabai. "Sebagian orang Belgia menikmati kentang goreng dengan bir. Banyak budaya yang meliputi kentang goreng di Belgia, seperti kedai makanannya, cara kita makannya (apakah di stasiun kereta, di pasar, dalam perjalanan, atau saat menonton bola), kemasannya, dan jenis sausnya," jelas Herman. Dulu, tambahnya, kentang goreng dibungkus koran, tetapi sekarang sudah memakai kertas. Belgia sendiri sedang mengajukan kentang goreng sebagai warisan dunia kepada UNESCO.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More