Bawang Putih Sembuhkan Infeksi Kronis

Penulis: Physorg/Universitas Kopenhagen/Hnf/L-2 Pada: Sabtu, 02 Des 2017, 06:27 WIB Eksplorasi
Bawang Putih Sembuhkan Infeksi Kronis

AP

BAWANG putih merupakan salah satu bumbu wajib di dapur orang Indonesia. Ternyata bukan sekadar rempah, kandungan senyawa sulfur aktif di dalamnya terbukti ampuh melawan bakteri pada pasien dengan infeksi kronis.

Riset yang dilakukan para peneliti di Universitas Kopenhagen ini mengungkapkan senyawa bawang putih mampu menghancurkan komponen penting dalam bakteri.

Dengan begitu, sangat mungkin bawang putih digunakan sebagai obat bagi pasien dengan kondisi buruk, misalnya, yang terjadi pada penderita fibrosis kistik.

Fibrosis kistik adalah penyakit genetik yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket sehingga menyumbat berbagai saluran, terutama saluran pernapasan dan pencernaan.

"Kami percaya metode itu dapat menangani pasien tersebut. Sekarang kami mengembangkan obat dari bawang putih dan mengujinya pada pasien," kata Tim Holm Jakobsen, peneliti yang terlibat dalam studi itu, dikutip dari Physorg, Senin (27/11).

Riset itu merupakan penelitian lanjutan yang sudah dimulai pada 2005 yang dipimpin Profesor Michael Givskov.

Saat itu Givskov memang sudah fokus meneliti efek bawang putih terhadap bakteri.

Tim peneliti mendapati ekstrak bawang putih mampu menghambat bakteri.

Pada 2012, mereka menemukan senyawa sulfur bernama ajoene pada bawang putih yang merupakan senyawa yang berperan dalam menghambat bakteri.

Sementara itu, dalam studi terbaru yang sudah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Scientific Reports, peneliti mencoba melihat lebih dekat serta mendokumentasikan kemampuan ajoene untuk menghambat molekul RNA pada dua jenis bakteri.

"Dua jenis bakteri yang kita pelajari sangat penting. Mereka disebut Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Ini dua kelompok bakteri yang berbeda dan biasanya ditangani dengan metode yang berbeda pula. Namun, senyawa bawang putih ternyata mampu melawan keduanya sekaligus dan ini menjadi bukti bawang putih bisa digunakan sebagai obat yang efektif jika digunakan bersamaan dengan antibiotik," jelas Jakobsen.

Jika biofilm dihancurkan atau dilemahkan, antibiotik dan sistem kekebalan tubuh otomatis dapat menyerang bakteri secara langsung untuk menghilangkan infeksi.

Kini perusahaan Neem Biotech telah membeli lisensi penggunaan ajoene sebagai penangkal infeksi bakteri.

Produknya bernama NX-AS-401 yang bertujuan mengobati pasien fibrosis kistik.

Obat ini juga akan segera diuji secara klinis pada pasien.

Jika nanti uji klinis menunjukkan hasil positif, berarti obat tersebut dapat dipasarkan sebagai obat antimikroba pertama dengan mode penanganan baru yang dikembangkan tim peneliti Givskov.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More