KPK Periksa Tiga Saksi untuk Tersangka Novanto

Penulis: Antara Pada: Selasa, 28 Nov 2017, 20:37 WIB Politik dan Hukum
KPK Periksa Tiga Saksi untuk Tersangka Novanto

MI/Susanto

KOMISI Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi dalam penyidikan tindak korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan tiga saksi, yaitu Andi Agustinus, Irman, dan Anang Sugiana Sudihardjo," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (28/11).

Namun, Febri tidak merinci lebih lanjut apa yang didalami terkait pemeriksaan tiga saksi tersebut.

Sementara itu, Irman membenarkan bahwa dirinya diperiksa untuk Novanto.

"Diperiksa untuk tersangka Setya Novanto, masih soal yang sama," kata Irman seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa petang.

Andi Agustinus alias Andi Narogong merupakan seorang pengusaha yang saat ini dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Andi Narogong didakwa mendapatkan keuntungan US$1,499 juta dan Rp1 miliar dalam proyek pengadaan KTP-e yang seluruhnya merugikan keuangan negara senilai Rp2,3 triliun.

Sementara, Irman merupakan mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang telah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Irman dijatuhi hukuman penjara 7 tahun.

Sedangkan Anang Sugiana Sudihardjo merupakan merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution.

PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP-e yang terdiri atas Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra.

Anang Sugiana diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya sehingga diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp5,9 triliun dalam paket pengadaan KTP-e pada Kemendagri.

Indikasi peran Anang Sugiana Sudihardjo terkait kasus itu antara lain diduga dilakukan bersama-sama dengan Setya Novanto, Andi Agusitnus alias Andi Narogong, Irman, Sugiharto dan kawan-kawan.

KPK telah menetapkan kembali Novanto menjadi tersangka kasus korupsi KTP-e pada Jumat (10/11).

Novanto disangkakan Pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More