Tulola Jewelry Rilis Koleksi Terbaru Truth

Penulis: Melati Salamatunnisa Pada: Senin, 27 Nov 2017, 20:45 WIB MI Gaya
Tulola Jewelry Rilis Koleksi Terbaru Truth

Ist

DALAM merayakan tahun ke-10 berkiprah di dunia perhiasan Tanah Air, Tulola Jewelry menggelar ajang pameran eksklusif Pop-Up Shop. Acara yang diadakan 23–26 November 2017 di Tugu Kunstkring Paleis itu sekaligus memperkenalkan koleksi terbaru Tulola yang bertajuk 'Truth'. Koleksi Truth melahirkan 80 desain terbaru.

Happy Salma, Konsep Kreatif Tulola Jewelry, mengungkapkan pembuatan Truth diangkat dari sifat-sifat manusia yang menjunjung tinggi kebaikan, kejujuran, dan rasa welas asih.

Tulola Jewelry adalah produk perhiasan yang mengeksplorasi nilai-nilai budaya dan tradisi nenek moyang yang senantiasa menampilkan motif-motif komunal dengan teknik seni murni. Karyanya selalu mengambil ide dasar dari cerita, kisah, mitos bahkan semangat akan kekayaan ibu pertiwi.

"Kekayaan alam yang menginspirasi, karya sastra, lagu, sejarah bisa menjadi inspirasi dalam melahirkan sebuah motif. Nah, teknik pembuatan menggunakan tangan, motif komunal itulah yang tidak dimiliki bangsa lain," ujar Happy ketika ditemui dalam acara, Kamis (23/11).

Sementara itu, Dewi Sri Luce Rusna, Creative Director Tulola Jewelry menyebut sifat-sifat baik manusia diangkat menjadi nama-nama dalam koleksi terbaru Tulola

"Kerajinan tangan Indonesia terbaik di dunia. Kami excited sekali bisa mempersembahkan kerajinan tangan dari warisan Indonesia dengan cara yang modern," tutup Dewi Sri.

Tulola merupakan satu-satunya brand perhiasan dari Indonesia yang memiliki garansi selama 2 tahun untuk yang sterling silver. Selain dapat langsung mengunjungi toko perhiasan Tulola di Petitenget Bali, pelanggan bisa order via online. Pada 2018 mendatang, Tulola akan menggelar launching pertama kalinya di Amerika. (X-12)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More