Ongals, Komedi Tanpa Kata-Kata

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Senin, 27 Nov 2017, 13:46 WIB Hiburan
Ongals, Komedi Tanpa Kata-Kata

helloasia.com.au

BAYANGKAN pria dewasa mengenakan baju bayi, berkomunikasi dengan bahasa bayi, namun melakukan aksi berbahaya seperti melakukan juggling menggunakan pisau.

Itu adalah yang ditampilkan oleh Ongals, kuartet komedian asal Korea Selatan. Mereka tampil di Jakarta pada Minggu (26/11).

Aksi keempatnya yang mengingatkan Anda akan Three Stooges dijamin akan membuat para penonton terpingkal-pingkal.

Ongals membuka aksi mereka di Jakarta dengan menampilkan tiga anggota mereka di atas panggung. Di atas panggung sebelumnya hanya terdapat sebuah kotak bertuliskan 'Toys'.

Sebelum memulai aksinya, ketiga komedian itu meminta para penonton berkonsentrasi penuh, mematikan ponsel, atau mereka akan 'memanah para penonton' dengan lagak seperti pantomim. Mereka juga mengejek para penonton yang datang terlambat.

Mereka kemudian membuka kotak yang bertuliskan 'Toys' itu dan memulai pertunjukkan. Mereka beraksi bak balita yang memainkan benda-benda aneh seperti tempat duduk toilet, roller cat, dan sarung tangan plastik.

Yang lebih edan, mereka menggunakan alat semprot obat nyamuk sebagai alat tiup balon yang disambungkan ke salah satu komedian itu melalui bokong mereka.

Mereka juga melakukan berbagai aksi juggling mulai dari bola, gelang, botol, hingga terakhir pisau.

Para Ongals ini juga melibatkan penonton. Dalam adegan memainkan bel, mereka mengundang seorang pria dari penonton pria. Pria malang itu juga menjadi korban saat salah satu Ongals melakukan aksi menggunakan cambuk.

Saat Anda merasa pertunjukkan akan berakhi, muncul seorang Ongals lagi yang mahir melakukan beatbox. Aksi beatboxnya benar-benar memukau.

Pertunjukkan Ongals selama sekitar 1,5 jam menampilkan komedi yang penuh kekacauan namun lucu dan menghibur. (I-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More