Akselerator Karya Seni dan Kuno Diaktifkan Kembali

Penulis: AFP/BBC/dys/L-3 Pada: Sabtu, 25 Nov 2017, 04:46 WIB Eksplorasi
Akselerator Karya Seni dan Kuno Diaktifkan Kembali

Sumber: CNRS/AFP

AKSELERATOR satu-satunya di dunia yang didedikasikan untuk mengautentikasi lukisan dan barang berharga di Museum Louvre, Paris, kembali digunakan setelah mengalami pembaruan.

Berukuran 37 meter (88 kaki), akselerator AGLAE berada di bawah museum yang menjadi tujuan utama wisata di Prancis itu.

Akselerator telah dibangun kembali untuk memungkinkannya menyelidiki lukisan tanpa membahayakan kerusakan pada karya seni, terutama yang terbuat dari bahan organik.

Selama ini lukisan di Louvre jarang dianalisis dengan akselerator karena takut partikel yang ditembakkan ke objek lukisan dapat mengubah warnanya.

"Sampai sekarang kita hampir tidak pernah menganalisis lukisan karena khawatir balok partikel bisa mengubah warnanya ketika menyentuh pigmen pada cat," kata Direktur Museum Louvre Isabelle Pallot-Frossard.

Pusat Penelitian dan Pemulihan Museum Prancis (C2RMF) telah menghabiskan sekitar 2,1 juta euro (Rp33,7 miliar) untuk merombak dan meningkatkan mesin, yang dapat menentukan susunan kimia benda tanpa perlu mengambil sampel.

AGLAE bekerja dengan mempercepat helium dan inti hidrogen hingga kecepatan antara 20.000 sampai 30.000 kilometer per detik dan kemudian membombardir objek, yang memancarkan radiasi yang dapat ditangkap dan dianalisis.

Di antara objek pertama yang diuji oleh akselerator yang baru dikonfigurasi ialah patung Romawi dari Dewa Lares (Dewa Rumah Tangga) yang melindungi rumah atau negara.

Patung itu dibombardir dengan atom helium dan hidrogen, dengan kecepatan hingga 30.000 km per jam.

Radiasi yang dipancarkan dianalisis untuk menentukan susunan kimianya.

Akselerator lama, yang dibangun pada 1988, hanya bisa bekerja antara 8 dan 10 jam sehari. Namun, yang baru dapat berfungsi sepanjang waktu, kata C2RMF.

Museum Louvre paling banyak dikunjungi di dunia dan merupakan museum terbesar di dunia, yang memajang 38.000 karya seni dan 422.000 karya seni yang tersimpan dengan baik.

Museum Louvre mempunyai 2.290 pegawai, termasuk 65 kurator, dan 145 pekerja seni.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More