Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

Penulis: (Eno) Pada: Kamis, 23 Nov 2017, 23:16 WIB BIG CIRCLE
Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

MI/ADAM DWI

DENGAN memanfaatkan jasa mantan preman yang pernah menghuni lembaga pemasyarakatan dan nelayan, Gen Oil mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel. Gen Oil berawal saat Andi Hilmi Mutawakkil, 23, kelahiran Maros, sedang jalan-jalan ke Pasar Pannampu, Makassar, yang tak jauh dari rumahnya dulu. "Waktu itu saya ke pasar jalan-jalan. Lalu ada tiga hal yang menarik perhatian saya. Penjual gorengan, ikan yang dijual kadang tak ada, dan preman di pasar," kata Hilmi. Hilmi yang merupakan lulusan Jurusan Antropologi Universitas Negeri Makassar juga menyadari minyak goreng yang dipakai para penjual adalah minyak jelantah.

Ia juga belakangan tahu bahwa ikan semakin sedikit karena banyak nelayan yang tak melaut akibat kesulitan membeli bahan bakar. Kenyataan lain, mengonsumsi minyak jelantah dapat menyebabkan penyakit degeneratif seperti hipertensi, kanker, dan penyakit-penyakit lainnya. "Sementara itu, nelayan tidak melaut karena banyak yang tak mendapatkan bahan bakar," kata dia. Hilmi pun membuat riset kecil-kecilan tentang apa yang bisa ia perbuat dengan minyak jelantah, nelayan, dan para preman pasar. Hingga akhirnya muncul ide pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel.

Biodiesel tersebut nantinya akan dijual ke nelayan dan ia berpikir para preman dan mantan premanlah yang akan menjadi karyawannya. Ilmu mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel dipelajari sendiri oleh Hilmi. Kebetulan memang waktu SMA, Hilmi mengikuti karya ilmiah remaja dan sering melakukan riset energi. Ia pun kemudian mendirikan Gen Oil bersama kelima temannya, yaitu Achmad Fauzy Ashari, Jonathan Akbar, Fauzy Ihza, Rian Hakim, dan Ahmad Sahwawi. Gen Oil juga ingin berkontribusi mendukung ketahanan energi nasional yang harus dimiliki setiap kota.

Ke depannya, itu akan berdampak pada hal-hal lain seperti kesehatan, lingkungan, alam, dan seluruh masyarakat Indonesia yang lebih baik. Dampak sosial lainnya dari pembuatan energi biodiesel ini ialah memberikan imbas positif terhadap pengecer minyak dan nelayan yang kerap tidak kebagian jatah solar subsidi akibat minimnya pasokan dari pusat.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More