Sandi Klaim 5 Dirut BUMD Tidak Keberatan PMD Dicabut

Penulis: LB. Ciputri Hutabarat Pada: Rabu, 15 Nov 2017, 10:07 WIB Megapolitan
Sandi Klaim 5 Dirut BUMD Tidak Keberatan PMD Dicabut

MI/ARYA MANGGALA

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim sudah ada lima Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta tidak keberatan soal pencabutan Dana Penyertaan Modal Daerah (PMD). Kelima Dirut tersebut optimistis bisa mandiri tanpa PMD.

"Saya panggil MRT, Dharma Jaya, Food Station dan Jak Tourisindo, itu kan (mereka) semua terima," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (15/11).

Sandi menegaskan kelima Dirut BUMD tersebut malah lebih bersyukur terkait pencabutan PMD BUMD. Mereka menerangkan bisa lebih fleksibel untuk mengembangkan keuangan masing-masing BUMD. "Kalau kita dikasih fkeksibilitas untuk mendapatkan pendanaandari non pemegang saham, ternyata kita menjadi lebih terpacu gitu. Jadi lebih hati-hati dan lebih kreatif," terangnya.

Sandi percaya para Dirut BUMD sesungguhnya adalah profesional yang bisa mengolah pendanaan. Ia pun memberi kebebasan kepada BUMD untuk mencari dana tanpa menganggu tugas utama para BUMD. "Saya yakin mereka kalau dichallenge seperti ini mereka profesional yang hebat tinggal kita akan hadirkan tata kelola BUMD yang baik," tutup Sandi.(MTVN/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More