Iriana Dijadikan Nama Burung Spesies Baru

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Senin, 30 Okt 2017, 21:32 WIB Humaniora
Iriana Dijadikan Nama Burung Spesies Baru

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

NAMA Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan diabadikan sebagai nama spesies burung baru dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkapkan, rencananya burung endemik itu akan dinamakan Myzomela Irianae.

"Saya minta izin Bapak Presiden dan disetujui pakai nama ilmiahnya Ibu Negara," ujar Siti seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10).

Burung tersebut masuk dalam family Meliphagidae dan akan dilindungi menurut Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Burung itu ditemukan oleh peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dewi M Prawiradilaga.

Adapun ciri burung tersebut berparuh hitam, begitu juga dengan kaki, jari, dan dada. Namun, kepala hingga dada atas dan tengkuk berwarna merah darah. Mata burung itu berwarna cokelat.

Selain burung, Siti juga melaporkan temuan spesies orang utan baru kepada Presiden. "Kedua saya dapat laporan juga ada spesies orang utan baru di Tapanuli kelihatannya (Tapanuli) Selatan," terang Siti.

Genetiknya, dijelaskan Siti Nurbaya, mirip Kalimantan. Tapi ditemukannya di Sumatera. (Pol)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More