Metro TV Raih Presenter Terbaik

Penulis: Dhk/I-1 Pada: Minggu, 29 Okt 2017, 07:25 WIB Humaniora
Metro TV Raih Presenter Terbaik

Presenter Metro TV Zilvia Iskandar memegang penghargaan sebagai Presenter Berita Terbaik dalam Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2017 di Jakarta, kemarin. -- MTVN

PEMBAWA berita Metro TV Zilvia Iskandar meraih penghargaan sebagai presenter berita terbaik pada ajang Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2017 di Jakarta, kemarin.

Presenter program Metro Pagi Prime Time itu menyatakan terima kasih atas kerja keras tim Metro TV sehingga bisa menyuguhkan tayangan berita yang jujur, berkualitas, dan berkontribusi positif bagi negeri ini.

“Saya bangga dengan pekerjaan ini karena sebagai pembawa berita televisi saya berkesempatan untuk bisa memberikan dan menyampaikan informasi dengan jelas, tegas, cerdas, dan yang paling penting jujur,” ungkapnya.

Anugerah KPI 2017 memberikan 19 kategori penghargaan kepada para pelaku industri penyiaran televisi dan radio di Tanah Air.

Selain kategori presenter terbaik, ada kategori program berita terbaik, presenter talk show terbaik, iklan layanan masyarakat terbaik, program anak-anak terbaik, program wisata budaya terbaik, prog­ram perbatasan dan daerah tertinggal terbaik, serta prog­ram film televisi terbaik.

Metro TV mendapat total empat nominasi. Selain presenter berita terbaik, tiga nominasi lainnya ialah kategori wisata budaya, yakni program Journey episode Surga di Tanah Flores, kategori talk show program Economic Challenges episode Mengurai Kemacetan Ibu Kota, dan kategori prog­ram peduli perempuan dan disabilitas, yakni Kick Andy episode Berprestasi dalam Keterbatasan.

Ketua KPI Yuliandre Darwis mengatakan penghargaan ini memasuki tahun ke-12.

Ia menambahkan KPI akan terus berkomitmen meningkatkan mutu penyiaran di Tanah Air. “Saya berharap industri penyiaran bisa menghasilkan karya yang lebih banyak lagi untuk berkontribusi mencerdaskan masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya. (Dhk/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More