Inasgoc Siap Tangkal Doping di Asian Games

Penulis: Beo/R-4 Pada: Minggu, 22 Okt 2017, 11:44 WIB Olahraga
Inasgoc Siap Tangkal Doping di Asian Games

Direktur Pengawasan Medis dan Doping Inasgoc, Leane Suniar -- ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

SELAIN menargetkan masuk urutan 10 besar peraih medali emas dan sukses menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia selayaknya dapat menyelenggarakan ajang pesta olahraga se-Asia tersebut terbebas dari penggunaan zat doping.

Realisasi dari harapan itu bakal diwujudkan dalam sebuah kerja sama yang dilakukan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) dan Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) dalam waktu dekat ini.

Pihak Inasgoc dan LADI akan melakukan kesepakatan yang di dalamnya tercantum hak dan kewajiban antarkedua pihak.

“Draf kontrak sudah ada, tetapi harus terlebih dahulu disetujui Dewan Olimpiade Asia (OCA),” kata Direktur Pengawasan Medis dan Doping Inasgoc, Leane Suniar, di Jakarta, kemarin.

Leane menjelaskan Inasgoc akan memiliki tugas, di antaranya memfasilitasi Divisi Pengawasan Medis dan Doping selama Asian Games 2018 digelar.

Inasgoc akan menentukan laboratorium pengujian sampel, menyusun rencana pengujian sampel (TDP), memastikan ketersediaan tempat pengambilan sampel (DCS), membiayai seluruh kegiatan pengawasan doping, dan membuat laporan seluruh kegiatan.

LADI akan menentukan badan pengawas doping. Dalam hal ini, LADI turut menyusun rencana kerja dan anggaran sesuai TDP yang dibuat Inasgoc. Selain itu, LADI membuat daftar kebutuhan peralat­an pengambilan sampel dan segala sarana pendukung di DCS.

Di sisi lain, Sekretaris Umum LADI, Ari Sutopo, mengatakan ada 1.500 sampel yang akan diambil dan dikumpulkan saat Asian Games berlangsung. Dia menegaskan pengambilan dan pengumpulan sampel dilakukan di pertandingan yang terkait Asian Games termasuk pula test event.

Untuk test event, 200 sampel dari para atlet akan diambil dan diuji untuk mengetahui apakah mereka yang menggunakan zat pemacu prestasi yang dilarang atau tidak.

Pengambilan dan pengujian sampel akan dilakukan di pertandingan yang masuk test event sebelum pelaksanaan Asian Games 2018, yang mulai dilakukan pada Februari tahun depan. (Beo/R-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More