Kemenag Diminta Proaktif Edukasi Masyarakat soal Umrah

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 15 Okt 2017, 09:14 WIB Humaniora
Kemenag Diminta Proaktif Edukasi Masyarakat soal Umrah

Ist

KEMENTERIAN Agama diminta untuk proaktif dalam menyosialisasikan umrah dan haji kepada masyarakat agar calon jemaah tidak mudah tertipu janji-janji perusahaan biro perjalanan.

"Kalau saya berpandangan, Kemenagdapat mengerahkan personel di daerah-daerah dengan anggaran yang ada untuk memberi edukasi kepada masyarakat agar mereka tidak mudah tertipu," jelas Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (Asphurindo), H Syam Resfiadi, di sela-sela acara Sosialisasi 5 Pasti Haji Plus Patuna, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Minggu (15//10) pagi.

Syam menyatakan sosialisasi dan edukasi itu bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat di desa atau kelurahan yang lantas dikemas dalam bentuk seminar.

"Edukasi melalui seminar terutama di daerah-daerah perdesaan amat bagus lantaran bisa memberikan informasi seutuhnya mengenai ibadah umrah dan haji. Kalau di kota-kota besar, masyarakat banyak yang melek informasi sehingga tidak mudah tertipu oleh perusahaan tour dan travel yang cuma memberi janji-janji," tutur Syam, yang juga Presiden Direktur PT Patuna Mekar Jaya.

Dalam hal ini, ia menyarankan kepada masyarakat agar hati-hati dalam memilih perusahaan biro perjalanan, saat ingin berangkat umrah dan haji. Salah satu ciri perusahaan yang harus diwaspadai ialah mereka yang menjanjikan umrah dan haji dengan biaya murah.

"Kedua, bagaimana perusahaan itu berinteraksi dengan calon jemaah atau masyarakat. Di Patuna sendiri kami rutin menggelar sosialisasi beserta edukasi kepada masyarakat. Terakhir itu di Takengon dan Manokwari, kami mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat setempat guna mengenal ibadah haji dan umrah agar menghindari penipuan," tutur Syam.

Itu sebabnya, tak mengherankan jika PT Patuna Mekar Jaya sejak berdiri pada 1983 memiliki jemaah umrah dan haji yang terus meningkat. Dalam 5 tahun terakhir misalnya, PT Patuna Mekar Jaya berhasil memberangkatkan sekitar 6.000 jemaah umrah setiap tahun.

Sementara untuk keberangkatan haji periode 2018-2025 sudah terdaftar 3.197 jemaah melalui lima cabang resmi dan 55 perwakilan PT Patuna Mekar Jaya. (RO/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More