Pulau Sebuku Terancam Tenggelam

Penulis: H-3 Pada: Minggu, 15 Okt 2017, 05:31 WIB Humaniora
Pulau Sebuku Terancam Tenggelam

MI/Sumaryanto Bronto

AKTIVIS penyelamat lingkungan yang tergabung dalam Komite Aksi Penyelamat Kotabaru (Kapak) meminta pemerintah pusat dan daerah memperhatikan keselamatan Pulau Sebuku di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), dari aktivitas pertambangan.

Ketua Komite Aksi Penyelamat Kotabaru Kalsel Usman Pahero mengatakan kondisi lingkungan Pulau Sebuku semakin buruk dengan indikasi terjadinya intrusi air laut ke daratan. Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tambang batu bara dan bijih besi di pulau tersebut terjadi sejak 1990.

Bila terus dieksploitasi, pulau kecil itu dikhawatirkan akan tenggelam. Bahkan, aktivitas pertambangan juga telah memicu konflik antara warga setempat dan perusahaan terkait dengan pencemaran lingkungan dan hilangnya mata pencaharian warga.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel Hegar Wahyu Hidayat menambahkan aktivitas pertambangan di Pulau Sebuku tidak meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. "Mayoritas warga hidup dalam kemiskinan dan belum menikmati pendidikan, kesehatan, listrik, serta air bersih," ujarnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More