Kehadiran Jokowi Bikin Heboh Pengunjung Mal di Palembang

Penulis: Antara Pada: Kamis, 12 Okt 2017, 21:49 WIB Nusantara
Kehadiran Jokowi Bikin Heboh Pengunjung Mal di Palembang

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

PRESIDEN Joko Widodo mengunjungi Palembang Trade Center (PTC) Mall di kota Palembang, Sumatra Selatan, pada Kamis (12/10) malam.

Seusai meresmikan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) seksi 1 dan beristirahat sebentar di hotel, Presiden blusukan ke PTC Mall yang berjarak tidak sampai 1 kilometer dari hotel.

"Selamat datang Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo bersama rombongan," demikian pengumuman yang disampaikan di mal tersebut.

Saat tiba sekitar pukul 20.00 WIB, pengunjung mall langsung mengerubuti Presiden untuk meminta swafoto.

Presiden pun melayani permintaan foto masyarakat tersebut satu per satu. Tidak lupa Presiden bersalaman dengan pengunjung yang memenuhi mal tersebut.

Salah satu toko yang dimasuki adalah Diamond yang berada di lantai 2. Pengunjung terus berkerumun bahkan berteriak histeris mengetahui kunjungan Presiden tersebut sehingga sejumlah baju yang dipajang sempat roboh.

Presiden sempat melihat-lihat kemeja di toko tersebut.

Seorang pelajar SD kelas 5 bernama Mahira mengaku baru pertama kali melihat Presiden Jokowi secara langsung.

"Saya baru pertama kali melihat Presiden, biasanya hanya lihat di TV dan Youtube. Tadi sebenarnya saya hanya mau makan sama mama saya tapi ada pengumuman ada Presiden Jokowi jadi saya langsung cari," kata Mahira yang berhasil bersalaman dengan Presiden itu.

Sayang Mahira tidak sempat berfoto bersama karena baterai ponselnya habis. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More