Berbuat Baik Atasi Trauma

Penulis: Huffington Post/Arv/X-7 Pada: Rabu, 04 Okt 2017, 05:42 WIB Humaniora
Berbuat Baik Atasi Trauma

Grafis/Duta

­PERISTIWA penembakan terhadap penonton konser di Las Vegas pada Minggu (1/10) yang menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai ratusan lainnya tentu menyebabkan kesedihan dan kecemasan, bahkan pada mereka yang tidak hadir secara fisik.

Menurut Dan Reidenberg, Direktur Eksekutif Suicide Awareness Voices of Education and Chair of the American Psychothera­py Association, hal itu disebut vicarious trauma. Trauma itu menyebabkan gejala fisik, emosional, stres, sakit kepala tegang, mual, sesak napas, dan gelisah. Penelitian menunjukkan tindakan memperluas kebaikan dapat membantu Anda merasa lebih baik.

“Anda mungkin merasa sangat sedih dan menangis. Untuk mengatasi itu, jangan biarkan perasaan terkunci dalam satu hal saja, tetap melakukan rutinitas normal, hindari mekanisme penanganan yang tidak sehat, bantu orang lain jika bisa, dan jangan sungkan meminta jika Anda membutuhkan dukungan ekstra,” ujar Reidenberg memberi kiat. (Huffington Post/Arv/X-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More