Hotel Pullman Izinkan Katering Masuk Lewat Belakang

Penulis: Siswantini Suryandari/Laporan dari Arab Saudi Pada: Sabtu, 16 Sep 2017, 13:44 WIB Humaniora
Hotel Pullman Izinkan Katering Masuk Lewat Belakang

MI/Siswantini Suryandari

MANAJEMEN Hotel Zamzam Pullman Madinah akhirnya mengizinkan katering yang dikontrak Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, masuk ke hotel dan didistribusikan kepada jemaah haji.

Namun makanan, air mineral, dan buah-buahan, hanya boleh dimasukkan lewat pintu belakang, bukan lobi.

Hal itu terlihat saat kedatangan katering makan selamat datang yang dibawa oleh perusahaan katering Fajar, yang tiba di Hotel Zamzam Pullman, Sabtu (16/9).

Makanan dalam boks, air minersl dan buah ditaruh di sebuah ruangan lantai bawah di bagian belakang hotel.

Moh Khoirul, petugas katering PPIH Daker Madinah yang menangani katering di Hotel Pullman mengaku sempat cekcok dengan petugas hotel karena katering sempat dilarang masuk.

Ia menunjukkan bukti kontrak bahwa setiap hotel yang didiami jemaah haji Indonesia, wajib mendapatkan layanan sarapan, makan siang dan makan malam.

"Sebetulnya dari pihak hotel sudah memperbolehkan sejak kedatangan jemaah haji pertama di hotel itu tadi malam. Cuma pas paginya, izin itu tidak disosialisasikan kepada petugas yang masuk pagi. Akhirnya diperbolehkan tapi lewat belakang. Tidak masalah yang penting katering bisa masuk," terang Khoirul saat ditemui di Hotel Zamzam Pullman, Madinah, Sabtu (16/9).

Pada hari ini baru satu kloter dari SOC 58 yang tiba di Hotel Zamzam Pullman, dari total 10 kloter. Sisanya ada delapan perusahaan katering yang melayani para jemaah haji berada di Pullman.

Kasie Katering PPIH Daker Madinah, Iin Kurniawati Hamidah yang ikut menyaksikan distribusi katering meminta kepada jemaah haji menjaga kebersihan hotel.

"Saya minta ketua kloter, ketua rombongan dan ketua regu untuk menyosialisasikan kepada jemaah agar menjaga kebersihan kamar hotel. Makan di dalam kamar. Selesai makan, boks makanan masukkan ke plastik sampah. Pihak katering sudah membagikan plastik sampah," kata Iin di depan petugas haji SOC 58.

Abdul Muchtar, petugas haji dari SOC 58 kemudian memanggil para pemegang kunci kamar agar segera membantu distribusi katering.

Pada hari ini pembagian katering berupa makan selamat datang, karena jemaah baru tiba Jumat malam (15/9) di atas pukul 22.00 waktu Arab Saudi. Maka, jemaah baru mendapatkan makan selamat datang pada keesokan pagi.

"Ini uji coba kloter pertama di Pullman, kalau hari ini berhasil, insya allah distribusi katering pada kloter-kloter berikutnya bisa berjalan lancar. Dan tidak masalah bila katering lewat pintu belakang, yang penting katering masuk dan diterima jemaah," ujar Iin.

Diakui Iin, kesannya kucing-kucingan namun tidak masalah asalkan katering bisa masuk.

"Hanya satu hotel ini yang menolak masuknya katering dari luar," tambahnya.

Selain masalah katering, Abdul Muchtar mendapat laporan dari jemaah bahwa ada jemaah yang tidak mendapat tempat tidur.

"Laporan dari jemaah ada satu kamar tertulis empat kamar tidur, ternyata cuma tiga tempat tidur. Jadi ada yang berbagi tempat tidur semalam. Ada empat jemaah yang tidak mendapatkan tempat tidur," jelas Abdul.

Mendapat laporan tersebut, Iin kemudian mengontak seksi perumahan untuk segera menyelesaikan masalah kamar. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More