Tumpahan dari Truk Molen di Jalan

Penulis: Ibnu T Hadie Cakung, Jakarta Timur Pada: Rabu, 13 Sep 2017, 10:40 WIB Surat Pembaca
Tumpahan dari Truk Molen di Jalan

MICOM/VICKYG

PADA Rabu (30/8) sore saya melewati jalan layang setelah Kantor Wali Kota Jakarta Timur menuju Kampung Melayu, Jakarta Timur. Di bagian atas jalan layang itu, di bagian kiri, ternyata bertaburan tumpah­an adukan semen. Kondisi itu membahayakan pengendara yang melewati bagian kiri jalan layang itu.

Saya mengira tumpahan adukan semen itu berasal dari truk pengaduk yang sambil berjalan terus mengoperasikan mesinnya sehingga semen dan pasir terkarau. Kemudian karena truk berbelok, atau mungkin ada guncangan, adukan semen yang ada dalam mesin pengarau itu tumpah sebagian ke jalanan.

Melalui forum Suara Anda di Media Indonesia ini saya menginformasikan bahwa sering melihat saat truk peng­aduk melintas, tampak tidak ada penutup yang memadai untuk menghalangi adukan semen, baik yang sisa-sisa maupun yang sedang dikarau karena truk berjalan sambil mengoperasikan mesin penga­rau, untuk sewaktu-waktu bisa tumpah. Apabila sudah tumpah ke jalan, adukan semen itu merusak kemulusan jalan, membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama pengendara roda dua, dan juga bisa merusak ban kendaraan.

Saya mohon agar pihak-pihak yang terkait dengan keberadaan truk pengaduk semen di jalan dapat memperhatikan masalah ini dan membuat kebijakan agar truk itu tidak menumpahkan aduk­an, meski tanpa sengaja.

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More