Nadal Menentang Kemerdekaan Catalan

Penulis: (AFP/AP/Mln/R-1) Pada: Selasa, 12 Sep 2017, 23:31 WIB Olahraga
Nadal Menentang Kemerdekaan Catalan

AFP PHOTO / Jewel SAMAD

PETENIS nomor satu dunia asal Spanyol Rafael Nadal mengkritik rencana referendum kemerdekaan oleh pemerintahan pendukung pemisahan Catalonia pada 1 Oktober mendatang. Apalagi referendum itu dinilai ilegal oleh pemerintah Spanyol dan Mahkamah Konstitusi negara tersebut. “Saya pikir apa yang terjadi pada 1 Oktober nanti seharusnya tidak terjadi karena dari sudut pandang saya, setiap orang harus menghormati undang-undang tersebut,” kata Nadal dikutip surat kabar Spanyol El Mundo, Selasa (12/9).

Nadal, 31, merupakan salah satu olahragawan legendaris di negaranya setelah sukses merebut gelar grand slam ke-16-nya pekan lalu di Amerika Serikat Terbuka. Uniknya, Nadal yang bertumbuh dan tinggal di Pulau Balearic, Mallorca, juga salah seorang juru bicara Catalan. Bahkan pusat tenis di Club Tenis Royal Barcelona yang menjadi tuan rumah turnamen Barcelona Terbuka akan berganti nama menjadi Rafael Nadal Court, tahun ini. (AFP/AP/Mln/R-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More