Hindari Makanan ini saat Sarapan

Penulis: (Mut/S2-25) Pada: Rabu, 13 Sep 2017, 00:45 WIB Kesehatan
Hindari Makanan ini saat Sarapan

THINKSTOCK

SETIAP orang memiliki kebiasaan sarapan yang berbeda-beda. Ada yang cukup hanya minum teh dan makan biskuit, tetapi ada juga tipe yang wajib bertemu nasi atau makanan jenis karbohidrat lain saat sarapan. Menurut dr Nadia Octavia, hal tersebut sahsah saja selama kandungan gizi di dalamnya mampu menunjang aktivitas kita. Meskipun demikian, ada beberapa menu sarapan yang sebaiknya dihindari, mulai kopi dan gorengan, mi instan, sampai berbagai makanan olahan.

“Kopi memang mengandung kafein yang dapat memberikan Anda stamina di pagi hari. Namun, minum kopi dalam kondisi perut kosong akan membuat Anda rentan terkena mag. Apalagi jika diminum dengan tambahan sirup, gula, krim, dan susu,” ujarnya seperti dikutip dari situs Klikdokter. com. Sayangnya, sebagian orang justru lebih sering sarapan dengan meminum segelas kopi ditemani beberapa potong gorengan.

Padahal, makanan yang serbadigoreng memiliki kandungan lemak sangat tinggi sehingga bisa membuat perut terasa ‘begah’. Pun tidak banyak yang menyadari bahwa mi instan rebus dapat mengandung hingga 600 kalori dan lebih dari 2.000 miligram sodium. Jika dikonsumsi saat sarapan, mi instan berisiko menyebabkan kadar gula darah melonjak karena hanya terdiri dari karbohidrat. “Ini tentu tidak baik bagi penderita diabetes.

Sodium yang tinggi juga akan membuat Anda rentan terkena hipertensi,” ulas Nadia. Terakhir, biasanya karena alasan kepraktisan, banyak orang memiliki stok makanan beku di dalam lemari pendingin. Hampir dipastikan, berbagai jenis daging olahan, sosis, maupun nugget mengandung bahan kimia nitrit yang bersifat karsinogen. “Jadi, agar stamina terjaga sepanjang hari, konsumsilah sarapan yang bernutrisi lengkap dan seimbang. Sarapan sehat, tubuh pun sehat dan bugar,” pungkasnya. (Mut/S2-25)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More