Sudah Saatnya Dikagumi Negara Lain

Penulis: (Gol/P-5) Pada: Kamis, 17 Agu 2017, 09:00 WIB Politik dan Hukum
Sudah Saatnya  Dikagumi Negara Lain

Antara

PRESIDEN Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan tidak ada negara yang besar tanpa ditopang dengan badan penelitian yang kuat. Ia mendorong agar lembaga penelitian diperkuat dan anggaran penelitian ditambah guna kepentingan bangsa.
“Saya sangat antusias kalau bicara ilmu pengetahuan dan pengembangan karena itu tanda maju mundur suatu bangsa, bahkan peradaban manusia secara umum. Tidak ada negara yang tidak ditopang lembaga pengetahuan,” ujar Megawati.

Menurut Megawati, sejarah membuktikan bahwa negara ataupun kerajaan masa lalu menjadi besar karena maju dalam hal ilmu pengetahuan. Contohnya saja, Mesir, Irak, dan Kerajaan Romawi. Piramida di Mesir, lanjut dia, merupakan contoh nyata kemajuan pengetahuan tanpa teknologi modern.

“Saya pernah ke sana dan bertanya ke profesor yang ahli purbakala dan sejarah. Sebagai kurator, beliau katakan sampai saat ini, walau minta bantuan banyak ahli pun, belum dapat menemukan bagaimana teknologi dan hitung­an pada masa itu (mampu membangun piramida),” ujarnya.

Megawati menambahkan, Indonesia sudah merdeka selama 72 tahun. Seharusnya Indonesia bisa menjadi negara yang dikagumi dan disegani bangsa-bangsa lain. Pengembangan ilmu pengetahuan menjadi cara ampuh untuk mewujudkan hal itu.
“Bung Karno selalu katakan setelah kita merdeka maka diri kita telah membuat jembatan emas. Saya waktu kecil sering berimajinasi, jembatan saja emas, lalu yang mau dibangun dari jembatan itu apa? (Rupanya) yang dimaksud jembatan emas, kalau kita bangun Indonesia, maka harusnya kita membangun negeri yang luar biasa yang dikagumi negara lain,” kenang Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Ia berharap agar lembaga penelitian yang ada di Indonesia diperkuat anggarannya dan semakin terhubung dengan kampus-kampus. “Jadi diminta saja begitu lo, anggaran penelitian 2,5% dari APBN, karena ini penting,” tegas dia. Lebih jauh ia mengakui bahwa membangun Indonesia tidak mudah karena begitu beragam dari sisi suku, agama, ras, dan antargolong­an. Oleh karena itu, Megawati mendukung Presiden Joko Widodo yang berani menge­luarkan Perppu 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat. (Gol/P-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More