Sensus Ekonomi 2016 Lanjutan Kumpulkan Data Rinci UMK dan UMB

Penulis: (Gnr/S2-25) Pada: Rabu, 16 Agu 2017, 08:39 WIB HUT RI
Sensus Ekonomi  2016  Lanjutan  Kumpulkan Data Rinci UMK dan UMB

Ilustrasi

SENSUS Ekonomi 2016 (SE2016) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1-31 Mei 2016 menghasilkan 26,71 juta usaha/perusahaan nonpertanian. Angka itu menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan Sensus Ekonomi 2006 (SE2006) yang mencatat 22,73 juta usaha/perusahaan. Hasil SE2016 menunjukkan perekonomian Indonesia tahun lalu masih didominasi usaha mikro kecil (UMK) yang mencapai 98,33%, sedangkan 1,67% sisanya merupakan usaha menengah besar (UMB). Berdasarkan lapangan usaha, sektor perdagangan besar dan eceran mendominasi dengan mencapai 12,33 juta lapangan usaha atau 46,17% dari seluruh usaha/perusahaan yang ada di Indonesia. Jumlah tenaga kerja menurut lapangan usaha pun sejalan dengan data tersebut. Terdapat 22,37 juta atau 31,81% tenaga kerja di Indonesia bergelut di lapangan usaha perdagangan besar dan eceran.

Berdasarkan lokasi, Pulau Jawa masih mendominasi sebaran jumlah usaha/perusahaan antarkawasan dan antar pulau secara umum dengan menjadi basis bagi 16,22 juta usaha/ perusahaan atau 60,74% dari total usaha/perusahaan di Indonesia. “Dengan data SE2016 ini, marilah bersama menyumbangkan pikiran dan tenaga kita untuk meningkatkan produktivitas rakyat sehingga tercapai apa yang kita cita- citakan, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto saat merilis data SE2016, di Jakarta, 27 April silam. Data dapat di akses di situs http://se2016.bps.go.id.

Menurutnya, pendaftaran usaha/perusahaan tersebut barulah tahap awal. BPS akan menggelar SE2016 Lanjutan Pendataan UMK dan UMB pada tahun ini. Pendataan lanjutan yang dihelat sepanjang Agus tus sampai September 2017 itu akan mengumpulkan data lebih rinci mengenai UMK dan UMB di Tanah Air. Masyarakat yang menjadi responden pada SE2016 Lanjutan adalah mereka yang memiliki usaha perorangan/ perusahaan. Data yang dihim pun pada umumnya berkisar nama, alamat dan karakteristik usaha/perusahaan, kendala dan prospek usaha, pekerja dan balas jasa pekerja, biaya usaha, produksi serta pendapatan usaha selama 2016, juga neraca dan status permodalan perusahaan. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai privasi data-data tersebut. Sebab, Pasal 20 Undang-Undang No 16 Tahun 1997 tentang Statistik mewajibkan penyelenggara kegiatan statistik untuk menjaga kerahasiaan keterangan yang didapat dari responden.

Untuk UMB, metode yang digunakan ialah sensus atau pendataan menyeluruh, kecuali untuk sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil, serta sepeda motor. Total usaha yang dicakup mencapai 372 ribu. Sementara itu, pencacahan UMK akan menggunakan sampel sekitar 1,5 juta usaha.Data yang dikumpulkan melalui SE2016-Lanjutan akan digabungkan dengan data SE2016 untuk menjadi basis data bagi survei di bidang ekonomi berikutnya. Data itu juga akan dimanfaatkan sebagai landasan penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan nasional ataupun regional. Kalangan masyarakat dan pebisnis pun dapat memanfaatkannya sebagai acuan pengembangan usaha. (Gnr/S2-25)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More