Tekanan Kerja Rugikan Kesehatan

Penulis: Dailymail/Ire/X-6 Pada: Minggu, 13 Agu 2017, 05:49 WIB Sela
Tekanan Kerja Rugikan Kesehatan

GRAFIS/Duta

LEBIH sehat menganggur daripada memiliki pekerjaan penuh tekanan. Periset University of Manchester, Inggris, menyimpulkan hal itu setelah meneliti 1.116 subjek berusia 35-75 yang menganggur tiga tahun. Kehidupan mereka diteliti selama dua tahun saat mendapat pekerjaan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan mengukur kadar kolesterol, tekanan darah, denyut nadi, dan rasio pinggang-panggul. Kualitas kerja dinilai melalui gaji, keamanan, kontrol, kepuasan, dan kecemasan. Hasilnya, mereka yang bekerja dengan kualitas rendah memiliki kadar glukosa darah, kolesterol, dan lemak tinggi.

Mereka juga mengalami pembekuan darah, radang pemicu kerusakan sendi, penyakit gusi, dan risiko kanker lebih tinggi. (Dailymail/Ire/X-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More