Terlepas dari Belenggu

Penulis: bukukita.com/M-2 Pada: Sabtu, 08 Jul 2017, 00:21 WIB Jendela Buku
Terlepas dari Belenggu

TERBELENGGU dalam kegelapan dan terusik kebisingan tanpa henti, ia menggapai-gapai.

Berbagai upaya dicoba-coba, ditangkup rasa yang menjelma dalam gelombang bunyi dan cahaya.

Membisu; ia merintih ditampar bising. Menatap; ia mengharap pandang untuk mencari penerangan.

Setelah merangkak begitu lama, dikontrol tangis yang teredam jerit amarah, ia menemukan cahaya. Kunang-kunang memberikannya harapan, tetapi semesta mempertemukannya kembali dengan gelapnya gulita.

Jatuh.

Ia kembali menggapai-gapai.

Tidak ada kunang-kunang, tidak ada bintang.

Ia meringkuk dalam gulungan kepenatan rasa.

Awan memberinya keteduhan.

Matahari bersembunyi, sedang ia merenungi kenelangsaan.

Sejenak, cahaya dan bunyi membiarkannya beristirahat dalam keteduhan.

Senyap, pengap. Terlepas dari belenggu yang mendekap.

______________________________

Judul : Belenggu Kata

Penulis : Way

Penerbit: Anak Hebat Indonesia

Terbit : 2017

tebal : 144 halaman

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More