Jalur Lalu Lintas Arah Cikampek Kembali Padat

Penulis: Antara Pada: Senin, 26 Jun 2017, 13:00 WIB Mudik
Jalur Lalu Lintas Arah Cikampek Kembali Padat

Ist

KEPADATAN lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan tol yang mengarah ke Cikampek pada Libur Lebaran 1438 Hijriah.

"Kepadatan itu terjadi di tempat peristirahatan sementara (rest area) KM.50, 57, dan parkir area (Parking bay) 59 arah Cikampek," kata AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru Santoso di Kabupaten Bekasi, Senin (26/6).

Menurut dia, dalam antisipasi ini telah dilakukan rekayasa lalulintas (Contra flow) pada pukul 09.05 WIB dengan bekerjasama dengan kepolisian setempat guna kelancaran arus jalan tol.

Pemberlakuan rekayasa lalulintas itu pada KM.50 hingga 61. Ini adalah salah satu cara agar kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek dapat segera teratasi.

Dalam hal ini, rekayasa lalu lintas adalah salah satu cara guna mengurai kemacetan dengan membuka satu ruas jalur pada arah berlawanan. Selain itu, Jasa Marga juga sudah menyiapkan Runner cone maupun petugas untuk melakukan penjagaan guna mengatur kepadatan lalulintas.

Ia menambahkan dalam hal ini meminta kepada pengguna layanan tol untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalulintas. Selain itu juga tidak lupa melakukan pengecekan terhadap kendaraannya guna segala antisipasi terjadinya mogok.

Dan juga, diharapkan kepada pengguna ruas jalan tol untuk tidak berhenti pada bahu jalan agar tidak membuat awal kepadatan. Dikarenakan volume lalulintas tol krmbali menunjukkan kemacetan di ruas jalur tol.

Lanjut Heru menjelaskan peningkatan ini kemungkinan disebabkan masyarakat hendak berkunjung ke keluarganya. Selain itu juga meminta untuk tetap berhati-hati dan bila terjadi sesuatu segera melakukan kontak pada petugas layanan jalan tol. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More