Emil Antar Warga Mudik Gratis

Penulis: Administrator Pada: Kamis, 22 Jun 2017, 08:10 WIB Mudik
Emil Antar Warga Mudik Gratis

MI/Bayu Anggoro

SEKITAR 700 warga Kota Bandung yang berasal dari Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Subang, dan Sumedang bisa pulang kampung tanpa harus merogoh kocek, kemarin.

Wali Kota Ridwan Kamil melabeli program ini dengan istilah: Mudik Kamil.

"Selain bisa pulang kampung gratis, mereka juga mendapat paket bingkisan sebagai THR. Saya merangkul sejumlah perusahaan untuk mendukung program ini," ujar Emil, panggilan akrab sang wali kota.

Ia mengaku bisa merasakan rindunya berlebaran di kampung halaman.

"Mudik itu berarti dan sangat penting. Ke depan, saya berharap lebih banyak warga yang bisa ikut Mudik Kamil."

Mudik gratis juga berlaku di Madura, Jawa Timur.

Dengan menggunakan dua kapal penumpang, warga bisa mudik gratis dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Dua trip dilayani kapal cepat KM Express Bahari 9C, pagi dan sore, serta satu trip dilayani KMP Sabuk Nusantra.

"Sempat terjadi penumpukan antrean penumpang karena program ini tertunda dua hari," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Sutrisno.

Sementara itu, penumpang mudik yang memilih angkutan udara juga mulai menggeliat, kemarin.

Di Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, lonjakan penumpang terlihat di terminal keberangkatan domestik.

Sampai siang kemarin, tercatat sudah 20 ribu warga terangkut dan sampai malam mencapai 55 ribu orang.

Lonjakan penumpang juga terjadi di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.

Sementara itu, denyut penumpang angkutan laut dilaporkan sudah mulai di Tanjung Perak, Surabaya; Tarakan, Kalimantan Utara; Kupang, Nusa Tenggara Timur; Muntok, Bangka Barat, dan Sampit, Kalimantan Tengah. (BY/MG/HS/YH/FL/VR/PO/RF/SS/N-2)


Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More