Pelabuhan Belawan Mulai Dipadati Pemudik

Penulis: Administrator Pada: Rabu, 21 Jun 2017, 09:30 WIB Mudik
Pelabuhan Belawan Mulai Dipadati Pemudik

ANTARA

PELABUHAN Belawan, Medan, Sumatra Utara, kemarin mulai dipadati pemudik menyusul datangnya masa libur sekolah yang berdekatan dengan masa cuti bersama Lebaran. Lebih kurang 3.092 pemudik asal Batam tiba di Pelabuhan Belawan dengan menumpang kapal motor (KM) Kelud. Selain warga Kota Medan, mereka berasal dari kota lainnya di Sumatra Utara hingga Aceh.

"Kami ingin berlebaran di kampung dan kebetulan sudah libur sekolah," ungkap seorang penumpang bernama Rika, 38. Moda transportasi laut memang masih menjadi pilihan bagi pemudik karena harga tiketnya yang terjangkau jika dibandingkan dengan harga tiket pesawat. Puncak arus mudik di Pelabuhan Belawan diprediksi terjadi pada Kamis (22/6) hingga Sabtu (24/6).

Di Lampung, puncak arus mudik yang menggunakan moda transportasi kereta api diprediksi terjadi pada H-3 dan puncak arus balik diprediksi pada H+5 dengan jumlah penumpang mencapai 2.518 orang. Menurut Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Franoto Wibowo, jumlah penumpang angkutan Lebaran yang menggunakan kereta api melonjak cukup signifi kan.

"Pada 2016, penumpang sebanyak 55.065 orang dan pada tahun ini diprediksi mencapai 56.124 orang atau bertambah 1.059 penumpang," ujarnya di Lampung, kemarin. Selama musim angkutan Lebaran, PT KAI Divre IV Tanjung Karang juga mendidik 26 warga sekitar pelintasan kereta api untuk menjaga 13 titik pelintasan yang tidak berpalang.

Sementara itu, pemudik yang menggunakan moda trasportasi pesawat melalui Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, juga meningkat jika dibandingkan dengan musim mudik Lebaran tahun lalu. General Manager PT Angkasa Pura Bandara El Tari, Wahyudi, menjelaskan peningkatan disebabkan pekerja dari Pulau Jawa pulang untuk berlebaran.

"Penumpang yang berangkat melalui Bandara El Tari akan meningkat dari 4% sampai 6%," ujarnya. (YN/EP/PO/X-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More