Operasi Ramadniya Dimulai

Penulis: Nic/X-10 Pada: Selasa, 20 Jun 2017, 06:10 WIB Mudik
Operasi Ramadniya Dimulai

Kapolri Jend. Pol Tito Karnavian (ketiga kiri) didampingi Menhub Budi Karya Sumadi (kiri), Menkes Nila F Moeloek (kedua kanan) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (kanan) menjawab pertanyaan wartawan. -- ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajarannya bertindak profesional selama Operasi Ramad­niya yang digelar mulai kemarin hingga 4 Juli mendatang di seluruh Indonesia.

“Jangan dilakukan secara berlebih­an apalagi kekerasan berlebihan. Kecuali ada ancaman yang bahayakan petugas atau masyarakat, jangan ragu lakukan upaya paksa karena negara beri kita kewenang­an lakukan upaya paksa sesuai dengan aturan,” tegasnya dalam upacara gelar pasukan Operasi Ramadniya di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, kemarin.

Tito meminta jajarannya menjamin keamanan masyarakat bisa mudik dengan tenang. Kepolisian akan fokus pada pengamanan selama liburan hari raya. Pada masa-masa tersebut, terjadi perpindahan massa secara besar-besaran dan banyak pula rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong. (Nic/X-10)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More