Tidak Terbukti Siram Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Niko

Penulis: Deny Irwanto Pada: Jumat, 19 Mei 2017, 13:40 WIB Megapolitan
Tidak Terbukti Siram Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Niko

MI/Rommy Pujianto

PENYIDIK Polda Metro Jaya melepaskan Niko alias Miko, orang yang sebelumnya diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, setelah diperiksa secara intensif, penyidik tidak mendapati keterkaitan Niko dalam kasus tersebut.

"Setelah kami cek tak ada hubungannya. Pemeriksaan sudah selesai, sudah kami pulangkan tadi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/5).

Niko sebelumnya diperiksa lantaran adanya video kesaksian dirinya yang menyebut nama Novel Baswedan dan Abraham Samad yang tersebar di dunia maya (viral).

Argo memastikan, saat terjadi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, Niko sedang tidak berada di Jakarta. Dari pemeriksaan, penyidik juga memastikan jika Niko bukan otak maupun eksekutor dibalik penyiraman air keras tersebut.

Sementara itu untuk pengakuannya yang sudah tersebur di dunia maya, Argo menyebut, itu hanya bentuk pelampiasan kekesalan Niko lantaran diduga pernah mendapat tekanan saat diperiksa menjadi saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus Akil Mochtar dan Mochtar Effendi.

"Dia tidak ada di lokasi, satu. Dia cuma menyampaikan rasa ketidakpuasan karena dia ditekan. Gitu. Dia kemarin memang sempat potensial untuk kasus penyiraman ini. Setelah kami dalami, ternyata tidak. Yasudah kami pulangkan. Masa kami mau paksa kan seseorang menjadi tersangka," jelas Argo. (MTVN/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More