Kemenaker-WSE Kerja Sama Tingkatkan Bahasa Inggris Buruh Migran

Penulis: RO-Micom Pada: Kamis, 04 Mei 2017, 16:10 WIB Lensa Bisnis
Kemenaker-WSE Kerja Sama Tingkatkan Bahasa Inggris Buruh Migran

kemnaker.go.id

WALL Street English Indonesia (WSE Indonesia) dengan dipimpin Presiden Direkturm Kish Gill pada akhir pekan lalu bersilahturahim dengan Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri.

Kedatangan tim Wall Street English bertujuan untuk memperkenalkan Wall Street English sebagai pusat pembelajaran Bahasa Inggris khusus untuk orang dewasa yang sudah hadir di Indonesia sejak 2007 dan saat ini sudah memiliki tujuh cabang di Jakarta dan Bandung.

Dalam pertemuan tersebut, Wall Street English Indonesia dan Kemenaker juga mendiskusikan perihal pentingnya berbahasa Inggris bagi suatu bangsa dan hubungannya dengan tingkat perekonomian suatu bangsa.

"WSE Indonesia memiliki metode khusus yang digunakan oleh Wall Street English yaitu 'blended learning method' yang membuat proses pembelajaran menjadi sangat menyenangkan sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri para murid kami," kata Kish Gill.

Dalam pertemuan tersebut hadir pula CEO dari Wall Street English International yaitu David Kedwards. "Wall Street English International siap untuk mendukung WSE Indonesia Indonesia dalam upayanya membuat masyarakat Indonesia lebih fasih lagi dalam berbahasa Inggris”

Sementara itu, Kemenaker mendukung penuh visi misi dari Wall Street English Indonesia khususnya dalam mengedukasi masyarakat Indonesia supaya dapat berbahasa Inggris yang baik dan benar sehingga masyarakat Indonesia dapat bersaing di tingkat Internasional khususnya di antara Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Kemenaker juga menyambut positif tawaran kerja sama yang diajukan oleh WSE dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris buruh migran dan akan melakukan pembicaaan bilateral antara WSE dan Kemenaker pada pertemuan selanjutnya," tutup Menaker hanif Dhakiri. (X-12)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More