Pooling

Setujukah Anda mekanisme perekrutan hakim Mahkamah Konstitusi perlu diubah?

Kamis, 2 February 2017 15:57 WIB

HAKIM Mahkamah Konstitusi (MK) kembali bermasalah. Setelah pada 2013 lalu Ketua MK Akil Mochtar dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus suap penanganan sengketa pilkada, baru-baru ini giliran hakim MK Patrialis Akbar yang dibekuk komisi antikorupsi itu. Patrialis diduga menerima suap terkait t uji materi UU Nomor 14 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Fakta itu kian menguatkan desakan agar mekanisme perekrutan hakim MK segera diperbaiki, bahkan diubah untuk mengantisipasi kejadian memalukan yang meruntuhkan nama baik dan muruah MK tersebut tidak terulang lagi.

Nah, setujukah Anda bila faktor itu menjadi penyebab rusaknya moral sebagian hakim MK sehingga mekanisme perekrutan hakim MK perlu diubah?

Polling

Setujukah Anda mekanisme perekrutan hakim Mahkamah Konstitusi perlu diubah?

Komentar