Eksplorasi

Obat Antinyeri dari Racun Ikan Fangblenny

Sabtu, 8 April 2017 03:00 WIB Penulis:

THINKSTOCK

BARU-BARU ini, tim ilmuwan gabungan dari Australia, Inggris, dan Belanda mengungkapkan penemuan racun ikan fangblenny yang bisa bereaksi cepat dan memiliki komposisi senyawa yang unik.

Racun pada ikan fangblenny bisa digunakan untuk pertahanan diri tanpa menimbulkan rasa sakit.

Umumnya, ikan memiliki racun yang menyakitkan bahkan mematikan. Tapi, racun fangblenny justru membuat lawan atau predator merasa pusing dan gerakannya melambat,

Selain itu, racun ikan tersebut juga hanya bersifat sementara. Efeknya akan hilang dalam jangka waktu beberapa jam.

"Kami belum pernah melihat racun yang bereaksi seperti ini. Ini benar-benar baru," kata Bryan Fry peneliti dari University of Queensland.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biology para peneliti mengungkapkan jumlah kandungan peptida optioid dalam racun berukur-an kecil.

Secara teoretis, hal ini berarti memudahkan para ilmuwan untuk membuat versi sintetisnya agar dapat cepat diserap tubuh.

Peptida pada racun itu, menurut peneliti, identik dengan penawar rasa sakit pada manusia.

Ikan fangblenny berhabitat di Great Barrier Reaf, Australia. Ekosistem itu saat ini terdampak pemutihan karang. (smh.com.au/nationalgeographic/Grt/L-2)

Komentar