Eksplorasi

Kapal Selam Monster Terbaru Rusia

Sabtu, 8 April 2017 02:15 WIB Penulis: Zico Rizki

TASS

SATU per satu proyek kekuatan militer Rusia diluncurkan dalam satu dekade terakhir, mulai modernisasi senjata tentara, pembuatan rudal balistik, pembuatan pesawat tempur, pembuatan sistem antirudal di darat, hingga pembuatan kapal selam.

Dapat dikatakan, kini semua elemen kekuatan militer (darat, laut, dan udara) Rusia bertambah kuat, bahkan menjadi ancaman bagi negara-negara adidaya di dunia.

Sebuah kapal selam serang yang memiliki kemampuan menghancurkan hulu ledak nuklir yang berada dari jarak jauh 1.500 mil dari daratan diluncurkan Rusia pada Jumat (31/3).

Kapal selam serang bernama Kazan itu diklaim sebagai salah satu yang terkuat dalam armada bawah laut Rusia.

Peluncuran Kazan dilakukan di galangan kapal Sevmash yang terletak di bagian utara Rusia, Severodvinsk.

Kapal selam serang berteknologi tinggi itu merupakan salah satu bentukan proyek kapal selam kelas Yasen-M generasi keempat bertenaga nuklir. Kazan merupakan kapal selam kelas kedua yang dibuat dalam proyek kapal selam kelas Yasen-M yang dikenal dengan sebutan 'The Project 885'.

Sebelumnya, terdapat kapal selam canggih bernama Severodvinsk yang sejak tahun lalu mulai dioperasikan Angkatan Laut Rusia.

Kapal selam multifungsi yang dibuat sejak 2009 itu dilengkapi dengan senjata torpedo dan kemampuan menembak rudal jelajah dari delapan sistem peluncuran vertikal.

Menurut kantor berita Rusia, TASS, kapal selam baru itu bukan saja dirancang untuk menghancurkan sesama kapal selam, melainkan juga kapal permukaan, pangkalan angkatan laut, dan pelabuhan serta target lainnya.

Kapal itu dapat membawa kru hingga 90 orang dan dapat berada di dalam laut selama 100 hari.

Di dalam Kazan, terdapat ruang yang dapat menampung delapan rudal jelajah Kalibr dan Oniks serta 300 torpedo.

Kapal tersebut juga dapat menyelinap lebih dari 600 meter di bawah gelombang laut.

Itu membuat mereka jadi ancaman yang lebih kuat untuk musuh Rusia.

Peluncuran kapal selam multifungsi yang canggih ini merupakan peristiwa penting bagi negara dan angkatan pertahanan Rusia, khususnya angkatan bersenjata dan angkatan laut.

Kini 'Negeri Beruang Merah' itu juga sedang menciptakan sebuah kelompok kapal selam yang mampu mengatasi misi di seluruh dunia, sekaligus menjaga keamanan dan pertahanan nasional.

Di sisi lain, Komandan Angkatan Laut, Vladimir Korolyov, menambahkan kini kapal-kapal selam Rusia telah meningkatkan level patroli tempur, yang terakhir kali terlihat saat Perang Dingin.

Ia menambahkan salah satu keistimewaan dari Kazan ialah pada tingkat kebisingan yang rendah sehingga musuh sangat sulit melacaknya.

Kini, pemroduksian massal sedang dilakukan di galangan kapal Sevmash dan akan diserahkan kepada Armada Utara Rusia pada 2018.

Pada 2023, direncanakan, terdapat tujuh kapal selam yang siap bertugas.

Pengganti yang Lama

Layaknya Kazan, kapal-kapal selam kelas Yasen-M dibangun untuk menggantikan kapal selam serang Rusia yang sudah memasuki usia tua, yakni kapal selam dengan kelas Akula.

Kapal itu telah lama menjadi kekuatan utama kapal selam konvensional Angkatan Laut Rusia.

Menurut Korolyov, selain Kazan, terdapat empat tipe kapal selam dari kelas yang sama yang sedang dalam proses pembangunan di galangan kapal Sevmash.

Kapal selam itu antara lain Novosibirsk, Krasnoyarsk,

Arkhangelsk, dan Perm. Ia menyebutkan salah satunya akan diluncurkan pada awal 2019.

Untuk kesiapan pengoperasian, Korolyov yakin awak kapal selam Rusia, tahun lalu, menghabiskan lebih dari 3.000 jam untuk berpatroli di dalam laut, setara waktu operasional di Era Soviet. (Sumber: TASS/The Independent/L-1/M-3)

Komentar