WAWANCARA

Bergaul dan Bersahabat

Ahad, 26 March 2017 07:44 WIB Penulis: Wnd

MI/ARYA MANGGALA

JARINGAN dan pengetahuannya yang luas memang membuat Syafi 'i Mufi d bersifat lebih terbuka, apalagi ia ketua dalam organisasi yang berisi agamaagama lain, seperti Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, serta Konghucu.

Di beberapa kesempatan, Syafi 'i kerap diundang datang ke salah satu rumah ibadah untuk sekedar memberikan pengetahuan juga menyampaikan pandangannya dalam menyusun rencana strategi di salah satu tempat ibadah umat agama lain. Bagi Syafi'i tidak ada yang membatasi pergaulan dan persahabatan dengan teman lintas agama, pun ketika hari raya mereka tiba, Syafi 'i datang dan memberikan selamat.

"Lo kenapa enggak boleh? Yang nggak boleh itu kan berkeyakinan seperti keyakinan mereka. Namun, agama itu memperbolehkan bergaul, bersahabat, dan bekerja sama dengan pemeluk agama lain, Nabi Muhammad juga seperti itu," tukasnya ketika ditanya pandangan tentang memberikan ucapan selamat kepada pemeluk agama lain, Kamis (16/3), di Kantor FKUB Provinsi DKI Jakarta. Syafi'i pun menyampaikan saran bagi masyarakat untuk terus belajar agama secara substansial. Hiduplah di negara Indonesia yang majemuk, dengan saling hormat menghormati dan menerima perbedaan. (Wnd/M-2)

Komentar