Nusantara

Polresta Tarakan Batal Musnahkan Sabu 11 Kilogram

Senin, 20 March 2017 22:22 WIB Penulis: Antara

MI/Adam Dwi

KEPOLISIAN Resor Kota Tarakan, Kalimantan Utara, batal memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 11 kilogram karena berkas acara pemeriksaannya belum rampung.

Kapolresta Tarakan, AKBP Dearsystone Michael Hance Royke Supit, di Tarakan, melalui sambungan telepon dari Nunukan, Senin (20/3), menjelaskan, pembatalan itu terpaksa dilakukan sehubungan dengan penyidik masih melakukan revisi surat yang hendak dikirimkan ke kejaksaan negeri setempat.

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa terburu-buru memusnahkan barang bukti karena tersangkanya juga tidak ada.

"Tersangkanya barang bukti sabu ini kan tidak ada jadi tidak perlu terburu-buru memusnahkan barang
buktinya," ujar dia.

Namun, ia optimistis penyidik Satuan Resnarkoba Polresta Tarakan dalam waktu dekat melengkapi pemberkasannya yang akan dilampirkan dengan tujuan jika kelak tersangkanya tertangkap dan berkasnya telah lengkap.

Sebenarnya, izin pemusnahan dari Pengadilan Negeri Kota Tarakan telah ada sehingga pemusnahan tetap akan dilaksanakan meskipun tersangkanya belum tertangkap.

Ia menjelaskan, sesuai dengan petunjuk dari kejari setempat dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) harus disebutkan tersangkanya.

Dearsystone menyebutkan, tersangka atau pemilik barang bukti sabu 11 kg itu saat ini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Penemuan sabu 11 kg tersebut oleh petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Juwata Tarakan melalui sinar x yang akan dikirim ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 15 Februari 2017 sekitar pukul 16.45 Wita yang dikemas dalam kardus bekas printer. (OL-2)

Komentar