Internasional

Pemilu Timor Leste Berjalan Aman dan Lancar

Senin, 20 March 2017 20:01 WIB Penulis: Palce Amalo

MI/PALCE AMALO

PEMILIHAN Umum Presiden Timor Leste yang digelar Senin (20/3) dilaporkan berjalan aman dan lancar. Sejak pagi hingga petang tidak ada laporan insiden dan pelanggaran dari seluruh distrik.

"Sebagai pendiri dan pejuang Timor Leste, saya sangat gembira sudah tiga kali Pemilu Presiden berlangsung dengan aman dan tertib. Ini sebagai tanda ada partisipasi positif dari masyarakat," kata mantan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta, Senin petang.

Horta mengaku menerima telepon serta surat elektronik dari sejumlah informan dan pengamat internasional yang berada di sejumlah distrik. Mereka melaporkan pemungutan suara telah berjalan dengan aman dan lancar.
Dengan kondisi seperti itu, ia pun yakin penyelenggaran Pemilu Parlemen Nasional pada Juli 2017 juga akan berlangsung aman dan damai.

"Saya sudah berkomunikasi bersama pimpinan dan simpatisan parpol (partai politik) untuk bersama-sama menjaga keamanan," ujarnya.

Horta mengatakan, penyelenggaraan pemilu yang kondusif itu tidak terlepas dari pengalaman Timor Leste mengorganisir pemilu di Guine Bisau, salah satu negara jajahan Portugal. Ketika itu, ia bersama Direktur Sekretaris Teknik Administrasi Pemilu (STAE) Timor Leste, Tomas Cabral, berhasil menggelar pemilu di negara tersebut dengan aman.

Lebih dari itu, seluruh kandidat presiden juga turut mendukung penyelenggaraan pemilu yang aman. Mereka juga mengingatkan pendukung masing-masing untuk menerima hasil pemilu, entah menang ataupun kalah.

Horta juga menilai antara dua hingga tiga kandidat presiden memiliki pengalaman politik yang cukup matang, sehingga siapa pun yang terpilih menjadi presiden tidak akan ada masalah.

"Yang penting semuanya (penyelenggaran pemilu) berjalan lancar," kata dia.

Saat ditanya soal peluang pemilu masuk putaran kedua, Horta hanya meycontohkan sekitar 80% pemilih di wilayah Matiau, Dili, memilih calon Presiden Fransisco Guteres (Lu Olo) karena sekitar 90-100% penduduk yang bermukim di situ merupakan anggota Partai Fretelin yang mengusung Lu Olo.

Adapun Presiden Taur Matan Ruak mengibaratkan pemilu seperti pertandingan sepak bola.

"Ada klub yang bermain baik sehingga sudah punya prediksi akan menang atau merasa akan kalah," ujarnya.
Akan tetapi, siapa pun pemenang pemilu, itu merupakan kemenangan rakyat untuk kepentingan bersama.

Menurut Taur, pemilu hanya satu putaran atau masuk dua putaran, yang pasti Timor Leste segera memiliki presiden yang baru.

"Dan kita minta presiden baru mencintai rakyat terutama yang tinggal di pelosok dengan membangun infratruktur jalan raya. Siapa yang akan terpilih jadi presiden itu lah presiden kita. Jadi perlu diterima dengan lapang dada," katanya. (OL-2)

Komentar