Nusantara

Buah Impor Terindikasi Mengandung Formalin

Senin, 20 March 2017 19:55 WIB Penulis: Nurul Hidayah

ANTARA/ZABUR KARURU

APEL dan jeruk impor yang dijual di beberapa supermarket dan pasar modern di Kota Cirebon, terindikasi mengandung formalin dan pestisida. Fakta itu terungkap ketika dilakukan pengecekan oleh Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Cirebon.

Sekretaris Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Ripin Ependi menjelaskan, secara rutin pihaknya melakukan pengecekan terhadap buah dan sayuran yang dijual di sejumlah pasar modern. ''Secara rutin sebanyak dua kali sebulan kami lakukan pengecekan itu,'' kata Ripin, Senin (20/3).

Dari hasil tes cepat yang mereka lakukan ada sejumlah buah yang terindikasi mengandung formalin dan pestisida. Untuk pestisida, lanjut Ripin, masih bisa ditoleransi asalkan tidak melebihi ambang batas yang diizinkan. ''Tapi kalau formalin sama sekali tidak boleh,'' tegasnya.

Buah-buahan impor seperti jeruk dan apel mendominasi temuan bahan berbahaya tersebut. Ripin menyebutkan sampel diambil dari 11 lokasi berbeda yang ada di Kota Cirebon. Untuk itu pihaknya telah mengirimkan surat kepada pengelola supermarket dan pasar modern agar menegur supplier mereka.

Sementara Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Elmi Masruroh mengungkapkan, umumnya para pengelola tersebut tak mengetahui jika buah, terutama buah impor mengandung zat-zat berbahaya. ''Mereka kaget setelah kami melakukan tes cepat. Mereka menyambut baik tes yang kami lakukan dan menjadi bahan untuk lebih berhati-hati lagi dalam menjual produknya,'' imbuhnya.

Elmi juga menambahkan agar masyarakat lebih menggalakkan konsumsi buah-buahan lokal karena jauh lebih aman. Bila buah impor karena pengiriman lebih lama, tak bisa dihindari menggunakan zat-zat pengawet maupun berbahaya lainnya. (OL-4)

Komentar