Properti

Penghuni Cinere Parkview Diedukasi Berkebun

Senin, 20 March 2017 12:15 WIB Penulis: Micom

Dok. Cinere Parkview

BANYAK cara dan langkah menarik untuk mewujudkan kepedulian kepada lingkungan. Di sektor perumahan, kini tak hanya banyak dikembangkan kawasan-kawasan perumahan yang ramah lingkungan, tapi juga dilakukan kegiatan yang berdampak langsung terhadap lingkungan.

Sebagai contoh di perumahan yang dibangun pengembang properti PT Megapolitan Developments Tbk, Cinere Parkview. Di kawasan di wilayah Cinere, Depok, tersebut, para penghuninya diberikan edukasi mengenai pemanfaatan lahan tidur dengan kegiatan berkebun tanaman buah maupun sayuran di kawasan perkotaan (urban farming) atau area sekitar rumah (home farming).

"Kami bekerja sama dengan komunitas Depok Berkebun dalam memberikan edukasi kepada para penghuni Cinere Parkview untuk berperan serta menghijaukan lingkungan, penggunaan tanah non produktif sebagai media tanam, serta prinsip ekonomi sehingga hasil tanaman dapat di konsumsi sendiri," ujar Director of Sales & Marketing Megapolitan Developments, Desi Yuliana dalam keterangan pers, Senin (21/3).

Desi mengatakan Cinere Parkview memang dikembangkan konsep yang kuat terhadap tata lingkungan asri dan edukatif. Bahkan, di lokasi itu penyediaan ruang terbuka hijau mencapai total sebesar 1,2 hektare dari total lahan yang dikembangkan seluas 7,7 hektare

Dengan konsep yang kuat tersebut, ia menambahkan, Cinere Parkview semakin diminati. "Apalagi secara lokasi juga ditunjang akses ke tiga jalan tol yang kini tengah dalam proses pembangunan yaitu Depok–Antasari, Cinere–Jagorawi, dan Cinere–Serpong," imbuh Desi.

Dari total rencana 358 unit rumah dengan berbagai tipe, mulai dari 70 m2 sampai dengan 115 m2, saat ini sebanyak 150 unit rumah sudah terbangun dan sebagian besar sudah dihuni.

Makin tingginya minat konsumen akan Cinere Parkview ditunjukkan dengan peningkatan penjualan yang cukup signifikan di awal 2017 ini. "Peningkatan mencapai 25% di dua bulan pertama 2017 jika dibandingkan dengan periode yang sama 2016," tutup Desi. (X-12)

Komentar