Humaniora

Perayaan Cap Go Meh Kampanyekan Toleransi

Senin, 20 March 2017 09:20 WIB Penulis: MI

MI/Rommy Pujianto

PERAYAAN Cap Go Meh dalam rangka Hari Raya Imlek 2017 kembali diadakan untuk yang ke-10 kalinya oleh Forum Bersama Indonesia Tionghoa (FBIT).

Acara perayaan Cap Go Meh Bersama itu diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dialog, ramah tamah tamu, hingga drama musikal berjudul Mengatasi Kesenjangan, Menciptakan Kesejahteraan untuk Cita-Cita Indonesia Bersatu Maju dan Bermartabat.

Ketua Umum Panitia Forum Bersama Indonesia Tioghoa, Murdaya W Poo, menjelaskan bila tahun-tahun sebelumnya tema perayaan lebih mengarah pada ajakan untuk membangun negeri melalui pengembangan sektor ekonomi, tahun ini tema Cap Go Meh lebih ditekankan pada ajakan untuk meghilangkan ketegangan dan menebar kedamaian.

"Perayaan Cap Go Meh Bersama 2017 kali ini mengambil tema Mengatasi kesenjangan, menciptakan kesejah-teraan rakyat yang lebih merata dan berkeadilan. Tema tersebut diambil guna mengampanyekan kehidupan yang rukun dan penuh toleransi di semua kalangan dan lapisan masyarakat," ujar Murdaya pada perayaan yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, kemarin (Minggu, 19/3).

"Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi warga Tionghoa di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Perayaan tersebut sudah menjadi peristiwa budaya milik bangsa Indonesia," imbuhnya.

Perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, lanjutnya, juga disesuaikan dengan sifat dan tema tahun ayam api. Elemen api yang menjadi unsur dominan di tahun ini menunjukkan kehangatan serta ketenangan batin dalam menjalin hubungan antarsesama.

"Tema disesuaikan dan melalui penampilan drama musikal bertema utama untuk mengatasi kesenjangan tersebut, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Indonesia untuk bangkit memajukan kesejahteraan seuruh warga," ujar Murdaya.

Belasan ribu warga Tionghoa dan masyarakat lintas golongan hadir dalam acara perayaan tersebut. Kegiatan itu juga dihadiri beberapa tokoh dari pemerintah seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamananan Wiranto dan perwakilan DPR. (Pro/H-3)

Komentar