Sepak Bola

Rekor Baru Setan Merah

Senin, 20 March 2017 05:15 WIB Penulis: Asni Harismi

AFP/LINDSEY PARNABY

MANCHESTER United menjadi tim pertama yang membukukan 600 kemenangan di Liga Primer ketika menekuk Middlesbrough 3-1 di Riverside Stadium, Minggu (19/3) malam.

Pelatih MU Jose Mourinho pun mengaku puas atas semangat juang yang ditunjukkan skuat besutannya itu, terutama dalam sepekan terakhir.

“Cara kami bermain, berpikir, juga semangat juang kami sangat positif. Kemenangan ini sangat fantastis. Apalagi, kami juga mampu meraih tiket perempat final Liga Europa beberapa hari sebelumnya,” ujar Mourinho.

Meski menang dengan skor meyakinkan, MU terlebih dahulu harus bersusah payah sebelum Marouane Fellaini memecah kebuntunan di menit ke-30. Tim berjuluk ‘Setan Merah’ itu baru bisa menggandakan skor di menit ke-62 lewat sepakan Jesse Lingard. Rudy Gestede sempat membuat publik tuan rumah bergemuruh lewat gol di menit ke-77. Namun, perjuangan the Boro untuk menyamakan skor pupus setelah kiper Victor Valdes membuat blunder dengan tak mampu mengontrol bola sehingga Luis Valencia merebutnya dan menceploskan si kulit bundar ke gawang eks juru mistar Barcelona itu di menit ke-93.

Bagi the Boro, hasil itu membuat mereka kian terjerembap di zona degradasi. Langkah manajemen yang baru memecat pelatih Aitor Karanka pun belum terlihat hasilnya.

“Kami harus menunjukkan kegigihan seperti di laga ini untuk terus berjuang dengan bertahan di Liga Primer musim depan,” tandas pelatih interim Middlesbrough, Steve Agnew.

Gonjang-ganjing Wenger

Sehari setelah Arsenal ditumbangkan 1-3 oleh West Bromwich Albion, gonjang-ganjing masa depan Arsene Wenger terus bergulir bak bola liar. Beberapa media di Inggris menyebut juru taktik Arsenal itu sudah meneken perpanjangan kontrak hingga 2018.

Kabar yang pertama kali dilansir media Ahad Express itu bisa menjadi pukulan telak bagi para suporter yang menginginkan rezim Wenger selama 21 tahun di the Gunners usai. Sejatinya, kontrak pria asal Prancis itu bakal kedaluwarsa di akhir musim ini.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari klub ataupun juru taktik berusia 67 tahun itu. Wenger hanya menyatakan, “Saya sudah tahu masa depan saya, sedangkan Anda akan mengetahuinya sebentar lagi.”

Maret sebetulnya memang merupakan ‘bulan kutukan’ bagi Arsenal, setidaknya dalam tujuh tahun belakangan. Di bulan ketiga itu, pecinta ‘Meriam London’ sudah terbiasa melihat klub mereka terlempar dari 16 besar Liga Champions plus menunjukkan performa yang kian buruk di Liga Primer.

Akan tetapi, mereka seperti baru tahun ini kompak meminta Wenger mundur. Kekesalan para suporter amat kentara lewat makian, spanduk, hingga drone yang terbang di atas the Hawthorns, markas West Brom. Mereka marah dengan 6 kekalahan dalam 9 laga terakhir Arsenal di semua kompetisi yang merupakan rekor terburuk dalam 21 tahun kepemimpinan the Professor.

Salah satu legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, berspekulasi bahwa para pemain Arsenal memang tengah berkomplot untuk menjatuhkan citra Wenger. Isu yang sama sempat menerpa Claudio Ranieri sebelum akhirnya dipecat Leicester City, bulan lalu.

“Melihat penampilan para pemain di pertandingan (melawan West Brom) itu, jelas sekali mereka tidak ingin dia (Wenger) berada di posisi pelatih,” sindir mantan pemain Newcastle United tersebut. (AFP/Dailymail/R-2)

Komentar