Ekonomi

Premi Taspen Life Melesat Dua Kali Lipat

Senin, 20 March 2017 03:45 WIB Penulis:

Ist

ANAK usaha PT Taspen yang bergerak di bidang asuransi jiwa, yakni PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), membukukan pendapatan premi sebesar Rp388,96 miliar atau meningkat 207,51% jika dibandingkan dengan premi 2015 sebesar Rp126,49 miliar.

"Peningkatan pendapatan premi dipicu kemampuan perusahaan dalam memperluas produk dan layanan di lingkungan pemerintah daerah, BUMN, serta perusahaan swasta," kata Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono dalam keterangan pers di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Maryoso, hasil investasi hingga Desember 2016 meningkat sebesar 18,14%, yaitu Rp195,85 miliar, sedangkan premi dan hasil investasi tersebut memberikan kontribusi bagi total pendapatan perusahaan mencapai 97,33%.

"Melonjaknya pertumbuhan premi didorong melonjaknya penjualan produk asuransi kumpulan yang dipasarkan. Tingginya minat masyarakat terutama berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) terhadap perluasan manfaat dari PT Taspen (persero) yang merupakan induk usaha Taspen Life." kata dia.

Pencapaian kinerja perusahaan juga tecermin dari laba bersih 2016 yang mencapai Rp54,93 miliar atau tumbuh 28,64% dari laba tahun sebelumnya sebesar Rp42,70 miliar.

Aset perusahaan tumbuh menjadi Rp2,97 triliun naik dari total aset Rp2,7 triliun, yang ditopang melonjaknya investasi sebesar 6,42% dari Rp2,64 triliun menjadi Rp2,81 triliun.

"Peningkatan investasi terjadi pada saham, obligasi, dan reksa dana akibat perubahan alokasi aset investasi, dari penempatan pada instrumen pasar uang menjadi instrumen investasi pasar modal dan investasi pendapatan tetap sebagai imbas perubahan suku bunga acuan," kata Maryoso.

Direktur Keuangan Taspen Life Pask Suartha menambahkan Taspen Life memiliki ruang untuk mengalokasikan 10% dari dana investasi ke pasar saham.

Namun, hal itu akan dilakukan secara hati-hati dan terukur.

Saat ini total investasi Taspen Life di bursa saham baru sekitar 3%. (Ant/E-1)

Komentar