Otomotif

Truk Mitsubishi di Mata Iwan Fals

Kamis, 16 March 2017 03:21 WIB Penulis: Cdx/S-1

ANTARA/Saptono

PENYANYI legendaris Iwan Fals mengaku sangat terkesan dengan kendaraan truk.

Tidak mengherankan, ketika ia masih duduk di bangku SMP, Iwan pun bercita-cita menjadi sopir truk.

"Waktu saya masih SMP, saya ditanya apa cita-cita saya sama guru BP. Saya jawab ingin jadi sopir truk. Saat sayuran diturunkan (dari truk), saya bisa menyanyi," tutur Iwan di acara 'Gala Dinner Mitsubishi Fuso', Jumat (10/3).

Kesan yang mendalam terhadap truk itulah yang membuat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) secara resmi menunjuk musikus legendaris Iwan Fals menjadi brand ambassador untuk produk Mitsubishi Fuso di Indonesia.

Dalam sambutannya, musikus gaek ini mengaku sudah lama mendambakan hal ini.

Ia mengaku sering kali membayangkan melakukan perjalanan jauh menggunakan truk yang baginya ialah sebuah kesenangan tersendiri.

Bagi musikus yang lahir di Jakarta pada 3 September 1961 dengan nama

Virgiawan Listanto itu, Mitsubishi bukan nama yang asing baginya.

"Dulu waktu saya dengan Musica (Studio), kebetulan lagu Oemar Bakri dan Ujung Aspal Pondok Gede laku di pasaran. Sebagai bonus saya diajak ke showroom disuruh milih mobil. Saya pilih Colt T120," kenang Iwan.

"Pertimbangannya memilih mobil itu sederhana. Pendapatan musisi saat itu tidak besar. Jadi, kalau lagi sepi bisa ngompreng buat nyari tambahan," tuturnya.

Ia juga sengaja memilih mobil yang bisa memuat banyak karena bisa untuk keluar kota membawa keluarga.

Pelantun lagu Bento dan Bongkar ini juga mengaku saat melakukan konser, yang ia sering lihat ialah si 'Kepala Kuning' (Colt Diesel), yang dipakai untuk mengangkut peralatan musik dan lampu panggung.

"Saya juga tidak tahu kenapa ketika saya konser, banyak berjejer truk-truk kepala kuning di pojokan sana," ungkapnya.

"Saya juga tidak tahu kenapa, ternyata mobil yang menemani saya konser ke luar kota ternyata mereknya juga Mitsubishi. Mungkin memang berjodoh kali ya," papar penyanyi peraih puluhan penghargaan itu.

"Makanya ketika saya diminta pihak perusahaan untuk menjadi brand ambassador, ya saya terima saja," sambungnya.

Seniman yang kenyang berurusan dengan pihak berwajib di zaman Orde Baru

ini mengatakan bahwa saat ini ia memiliki sebuah keinginan untuk memiliki sebuah truk yang bisa digunakan sebagai panggung untuk tur keliling.

"Saya ingin punya truk yang bagian atasnya bisa dijadikan sebagai panggung yang sedikit lebih luas. Yang ada saat ini sebatas ruang di dalam (bak) truk. Jadi, hanya cocok untuk manggung di kampus-kampus," bebernya

Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989 itu menambahkan, bila truk bisa dibuat panggung berarti bagian atapnya akan jadi lebih luas lagi.

Ia mengaku lebih menyukai panggung yang sederhana ketimbang kemegahan panggung saat ia konser bersama Kantata Takwa.

"Kemegahan bukan jiwa saya. Saya lebih mencintai kesederhanaan, cinta jalanan, truk, dan bermain musik," pungkas suami Rosana ini.

Komentar