Pilkada

Djarot Ingatkan Warga Jangan Salah Pilih

Rabu, 15 March 2017 06:15 WIB Penulis: Selamat Saragih selamat@mediaindonesia.com

MI/ARYA MANGGALA

CALON Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengajak warga Cipulir, Jakarta Selatan, untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing dan mencoblos pasangan calon nomor 2. “Pada putaran kedua Pilkada DKI 2017 tanggal 19 April, hari Rabu, saya minta semua datang ke TPS, pilihlah nomor urut 2, amin!” pinta Djarot saat blusukan ke kawasan itu, Selasa (14/3). Menurut dia, pasangan Basuki-Djarot sudah terbukti dengan program kerja yang secara nyata mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat di Ibu Kota. Tidak hanya itu, lanjutnya, pasangan nomor 2 juga konsisten bersikap jujur dan tidak korupsi.

“Jangan coba-coba asal pilih. Pilihlah yang programnya jujur, tidak korupsi, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Pilih yang pasti-pasti sajalah biar tidak nyesal di kemudian hari,” ujarnya. Mantan Wali Kota Blitar itu memberi contoh, saat ini warga yang sakit dapat dengan mudah berobat ke puskesmas dan RSUD melalui fasilitas BPJS Kesehatan. Selain itu, anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan KJP dari SD hingga perguruan tinggi (universitas). “Dana KJP-nya langsung ditransfer kepada anaknya. Jadi, tidak ada yang dikorupsi atau bocor di tengah jalan. Kalau nanti KJP anaknya belum keluar, laporkan saja biar langsung ditransfer,” jelasnya.

Sementara itu, petinggi Partai Demokrat tidak mempersoalkan sikap pendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang tergabung dalam Gerak-an Relawan Agus-Sylvi (Gerasi) yang mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Basuki-Djarot. Namun, mengenai adanya pengurus DPP Demokrat yang ikut dalam dukungan tersebut, itu merupakan sikap pribadi, bukan sikap atau keputusan partai. “DPP Demokrat belum memutuskan sikap. Itu baru sebatas sikap pribadi mereka,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan.

Dukungan partai baru
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) secara resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Deklarasi dukungan itu berlangsung di Britama Arena Sport Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 914/3). Turut hadir dalam deklarasi itu, pasangan nomor 3 Anies-Sandi, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, serta para petinggi Gerindra, PKS, dan Perindo. “Kita telah menantikan lama dukungan dari Perindo,” ucap Sandi ketika mengawali sam-butan dalam acara tersebut.

Di tengah suasana kampanye putaran kedua, seorang PNS DKI diduga tidak bersikap netral dalam menghadapi pilkada DKI. Ada masyarakat yang melaporkan ulah PNS itu ke Pemprov DKI. Awalnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI yang mengungkapkan hal itu, kemudian Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membenarkannya. “Iya, (oknumnya) perempuan, ada di salah satu instansi dan sedang diperiksa,” kata Kepala BKD DKI Agus Suradika. Ia menceritakan, setelah diselidiki BKD, ditemukan di akun Instagram PNS itu mendukung salah satu pasangan calon. Selain itu, ia juga menyudutkan pihak Pemprov DKI. “Di Instagram dia menonjolkan nama (paslon) tertentu, nomor (paslon) tertentu, lalu membuat statement yang kurang pada tempatnya,” ungkap Agus. Dalam beberapa hari ke depan, ucap Agus, BKD akan memeriksa PNS itu. “Ya satu atau dua hari inilah (diperiksa).” (Nov/Dio/P-3)

Komentar