Lingkungan

Kementerian LHK Evaluasi Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat

Selasa, 14 March 2017 22:12 WIB Penulis: Richaldo Y Hariandja

AFP PHOTO / INDONESIA MARINE SECURITY AGENCY / BAKAMLA

TIM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) telah diberangkatkan ke Raja Ampat, Papua Barat untuk mengkaji dan mengevaluasi kerusakan terumbu karang yang disebabkan oleh kapal MV Caledonian Sky.

Hasil dari evaluasi tersebut akan dipakai untuk merumuskan jenis pelanggaran dan sanksi yang bakal diberikan kepada pemilik atau pengelola kapal dari aspek lingkungan hidup.

"Kami pakai dua instrumen, UU No 32/2009 (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup), dan UU No 5/90 (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya)," ucap Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian LHK Rasio Ridho Sani kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (14/3).

Menurut dia, pemakaian dua instrumen tersebut sesuai dengan arahan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Akan tetapi ia belum dapat mengetahui kapan hasil evaluasi tersebut dapat dirilis kepada publik. Tim, menurutnya, sedang bekerja.

"Nanti setelah semua selesai, kita akan lempar hasil kajian ini ke publik," tukas dia. (X-12)

Komentar