Kesehatan

Ganti Sikat Gigi Tiga Bulan Sekali

Rabu, 15 March 2017 00:44 WIB Penulis: (Nik/H-2)

DOK. OT

PENELITIAN yang dilakukan tim di University of Manchester menunjukkan ada lebih dari 200 juta bakteri pada permukaan bulu sikat gigi, termasuk jenis E coli dan Staphylococci, pada sikat gigi yang sudah dipakai selama tiga bulan. Berdasarkan temuan tersebut, American Dental Association pun menganjurkan agar kita mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. "Selain jumlah bakteri yang terus bertambah banyak, sikat gigi yang digunakan lebih dari tiga bulan tidak akan maksimal untuk membersihkan gigi, dan lagi, bulu-bulunya yang megar dapat melukai gusi," ujar drg Wita Darmawanti pada kegiatan edukasi di acara perayaan HUT ke-67 Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Sukabumi, di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (12/3).

Pada kesempatan sama, Head of Corporate and Marketing Communication OT, Harianus Zebua, mewakili merek sikat dan pasta gigi Formula yang menjadi pendukung acara itu mengungkapkan minimnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan cara merawat gigi dan mulut yang benar membuat prevalensi gangguan kesehatan gigi dan mulut masih tinggi. Di Jawa Barat, misalnya, angka kejadian karies gigi mencapai 28% (Riskesdas 2013). "Karena itu, melalui kampanye Formula untuk Indonesia, kami mengajak masyarakat Indonesia melakukan perubahan dalam kebiasaan merawat kesehatan gigi dan mulut," ujarnya. (Nik/H-2)

Komentar