Polkam dan HAM

Tommy Larang Partai Berkarya Bicara Soal Pencapresan

Selasa, 14 March 2017 16:00 WIB Penulis: M.Rodhi Aulia

ANTARA

KETUA Dewan Pembina dan Majelis Tinggi Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto melarang partainya membahas pencapresan pada 2019 mendatang. Tommy meminta internal partainya mempersiapkan verifikasi faktual oleh KPU.

"Beliau melarang kita untuk berbicara capres. Dia minta untuk fokus verifikasi dulu," kata Sekjen Partai Berkarya. Badaruddin Andi Picunang kepada Metrotvnews.com, Selasa (14/3)

Badaruddin mengakui internal partainya memang menginginkan Tommy sebagai capres 2019. Namun secara resmi, pihaknya sama sekali belum membahas hal itu.

"Kita dari Partai Berkarya belum bicara ke sana. Lagi fokus verifikasi. Kita lagi merapikan kepengurusan sampai tingkat desa/kelurahan. Sekarang Alhamdulillah 34 provinsi, 514 kabupatan dan kota, oke. (Tingkat) kecamatan sedang diuber," ujar dia.

Badaruddin mengatakan wacana pencapresan Tommy itu didengungkan partai lain. Di antaranya Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Menurut Badaruddin, pihaknya terus berkonsolidasi ke tingkat bawah. Target April ini struktural kepengurusan rampung 100 persen.

Di samping itu, Partai Berkarya menunggu aturan main terkait Pemilu 2019 rampung digodok. Setelah ada kepastian baik itu PKPU, UU Pemilu dan aturan lainnya ditetapkan, Partai Berkarya siap membahas hal lain lebih lanjut.

"Kami optimis lolos verifikasi. Ini kan sebenarnya waktu masih panjang. Kita persiapkan sedini mungkin," tandas dia.

Pada Senin, 17 Oktober 2016, Partai Berkarya resmi berbadan hukum dan sah sebagai partai politik sesuai SK Menkumham Nomor: M.HH-20.AH.11.01 Tahun 2016. Partai ini dibidani Tommy yang tak lain putra Presiden RI kedua Soeharto. MTVN/OL-2

Komentar