Travelista

Menginap di Gassho Milik Natsumi

Ahad, 12 March 2017 02:30 WIB Penulis: (M-1)

MI/FARIO UNTUNG

DI Desa Ainokura sendiri ada beberapa Gassho yang tersebar. Namun, hanya ada dua Gassho yang menyewakan kamar yakni Gassho Goyomon dan Gassho Zukuri yang keduanya juga akan tinggal bersama dengan pemilik Gassho. Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk merasakan bermalam di Gassho Goyomon dengan pemilik seorang ibu paruh baya bernama Natsumi. Gassho yang berukuran sekitar 80 meter persegi itu menyediakan tiga ruangan yang bisa disewakan.

Ketika saya datang sekitar jam satu siang, Natsumi langsung mempersilakan saya masuk ke kamar yang sudah saya sewa. Dengan sigap, ia juga langsung menghidangkan satu teko berisi teh hijau panas beserta kudapan yang sangat lezat. Ia pun langsung mengingatkan saya jika ingin hendak berkeliling desa untuk kembali sebelum jam lima sore untuk menyantap hidangan makan malam. Betul saja, ketika sekitar jam setengah lima saya kembali, tepat di depan kamar yang dijadikan ruang utama rumah ini langsung sudah tersedia satu set makan malam yang cukup lengkap, mulai shasimi, ikan bakar, miso sup, serta sayur-sayuran.

Eropa dan Asia
Ketika jelang makan malam, ternyata saya memiliki tetangga di kamar sebelah yang kebetulan berasal dari Hong Kong dan Swiss. Jadi dalam satu rumah, ada empat warga negara, yakni Indonesia, Hong Kong, Swiss, dan pemilik Gassho itu sendiri yakni orang Jepang. Kami pun tak lupa berkenalan dan tak sedikit berbincang mengenai kesan liburan di Jepang, khususnya di Desa Ainokura. Seusai makan malam pun saya kembali ke kamar dan ada beberapa yang masih menghangatkan tubuh di tungku api yang ada di tengah ruangan.

Seusai makan, Natsumi kembali mengingatkan jika dirinya sudah akan mempersiapkan hidangan makan pagi dari pukul 06.30. Di sini, pemilik rumah memang lazim menyediakan dua kali makan dalam sehari, yakni makan malam dan makan pagi. Hingga akhirnya, saya pun tertidur pulas dengan balutan futon (alas tidur Jepang yang hangat) yang sangat empuk dan tentunya ditambah dengan penghangat ruangan di tengah cuaca yang sudah mendekati nol derajat. Keesokannya, setelah beristirahat cukup panjang, saya pun menyempatkan makan pagi yang sudah disiapkan Natsumi untuk hendak melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya. Sayonara Ainokura! (M-1)

Komentar