Pilkada

Program Anies-Sandi Cocok dengan Pikiran Bung Hatta

Rabu, 8 March 2017 06:22 WIB Penulis: (Jay/MTVN/ Ant/P-2)

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

CALON Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan seluruh program unggulannya bersama Sandiaga Uno sejalan dengan pemikiran dari prokla­mator Muhammad Hatta. “Pendekatan gerakan yang kami usung ada unsur gotong royong, fondasi pertama yang diletakkan Bung Hatta,” kata Anies saat berziarah bersama Meutia Hatta di Taman Permakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (7/3).

Melalui program-program unggulan dengan pendekatan gerakan untuk membangun Jakarta, Anies berkomitmen menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Ibu Kota. Pendekatan gerakan sudah lebih dulu dicetuskan Bung Hatta. Selain program dengan pendekatan gerakan, program ekonomi kerakyatan yang diusung Anies-Sandi juga terinspirasi dari pemikiran-pemikiran Bung Hatta.

Menurut dia, ketimpangan yang ada di Jakarta disebabkan sistem ekonomi yang hanya berpihak pada sebagian orang, bukan kebanyakan warga Jakarta. “Karena itu kami membuat program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship atau OK OCE sebagai jawaban untuk mengatasi ketimpangan terutama ketimpangan kesempatan dalam lapangan pekerjaan,” tuturnya. \Program pendidikan yang diusung Anies-Sandi juga terinspirasi dari prinsip pendidikan Bung Hatta. Seperti diketahui, Bung Hatta sangat fokus pada pendidikan. Bung Hatta pernah berkata bahwa setiap pemimpin ialah pendidik dan seorang pendidik ialah pemimpin.'

“Pendidikan ialah kunci. Bung Hatta serius membicarakan pendidikan karena pendidikan rakyat ialah kunci,” Anies menegaskan. Soal putaran kedua nanti, suara warga yang pada putaran pertama pilkada DKI Jakarta memilih Agus Harimurti menjadi incaran pasangan itu. Peralihan suara dukungan itu dinilai menjadi kunci kemenangan pada hari pemilihan 19 April.

“Angka-angkanya, kalau dijumlah dengan Agus-Sylvi, (menunjukkan) mestinya kita bisa memenangi persaingan 19 April. Itu target utama konsolidasi suara,” kata Sandiaga. Sandi mengklaim, warga pemilih Agus-Sylvi punya kesamaan dengan para pemilih Anies-Sandi. Program pengembangan ekonomi yang digulirkan dapat mencakup seluruh tingkatan warga hingga kalang­an bawah.

“Isu pemilih Agus-Syilvi sama dengan keinginan Anies-Sandi. Isu utama adalah lapang kerja. Mereka melihat Basuki (calon petahana) hanya memberikan kesempatan golongan menengah ke atas,” kata Sandi. Tidak hanya kesamaan warga pemilih, Sandi mengklaim punya kesamaan cara pandang­an dengan pasangan Agus-Sylvi. Sandi menilai kesamaan itu terlihat setelah beberapa program dikampanyekan pada putaran pertama. (Jay/MTVN/Ant/P-2)

Komentar